Konten dari Pengguna

Tip Menguasai Tes Pauli, Tes Kepribadian yang Dapat Dipelajari

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Orang yang akan Memberikan Tes Pauli. Sumber: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Orang yang akan Memberikan Tes Pauli. Sumber: Unsplash.com

Tes Pauli yang merupakan bagian dari serangkaian tes kepribadian ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Richard Pauli pada tahun 1938, yang merupakan pengembangan dari tes Kraeplin.

Tes ini bertujuan untuk melihat tingkat ketekunan, daya tahan, dan ketelitian individu. Tes Pauli termasuk tes psikodiagnostik, yang mampu menunjukkan beberapa aspek kepribadian (kecerdasan, emosi, motivasi kerja).

Tes Pauli dapat menyebabkan beberapa reaksi bagi orang yang mengerjakannya. Diantaranya adalah jenuh, lelah, kesal, atau justru semangat dan bertahan. Reaksi-reaksi ini adalah proyeksi dari kepribadian yang bersangkutan (Sumintardja, 1991).

Ingin mengetahui lebih jauh mengenai tes kerja paling populer di Indonesia ini? Simak penjelasannya berikut!

Kelebihan Tes Pauli, Tes Kepribadian yang Sering Dilakukan untuk Merekrut Tenaga Kerja

Waktu pelaksanaan tes terbilang lama, karenanya dapat menunjukkan secara akurat batas ketahanan distraksi individu.

Tahapan konsentrasi manusia terbagi menjadi tiga bagian,

  • 0 – 10 menit: tahap kesadaran

  • 10 – 20 menit: tahap transisi

  • 20 – 60 menit: tahap dominasi emosi

Tes Pauli dikerjakan bersamaan (banyak peserta), maka akan mengurangi rasa takut dan cemas, sekaligus menciptakan suasana kompetisi.

Tes Pauli dapat menjadi alat pendeteksi untuk mengetahui gangguan di otak.

Faktor Psikologis yang diukur dari Tes Pauli

  1. Daya tahan dan keuletan

  2. Daya adaptasi

  3. Pengendalian diri

  4. Sikap menghadapi tugas

  5. Tingkat konsentrasi dan ketekunan

Tips Mengerjakan Tes Pauli

  1. Faktor yang cukup menentukan keberhasilan tes adalah seberapa familier Anda dengan tipe soal. Jika ingin mahir, Anda memerlukan latihan yang sering.

  2. Tes Pauli cukup menguras otak, maka diperlukan persiapan dan ketenangan sebelum mengerjakan.

  3. Perhatikan instruksi dan arahan dari pengawas tes.

  4. Perhatikan fokusmu, jangan mudah terdistraksi.

  5. Soal dikerjakan dari atas ke bawah secara urut.

  6. Batas waktu pengerjaan biasanya 60 menit, kelola waktu Anda dengan baik.

  7. Aspek yang dinilai dari tes Pauli adalah jumlah jawaban benar dan salah, perhitungan yang dilakukan, kolom yang terlewat, dan jawaban yang diubah.

Nah, selamat mengerjakan tes kepribadian ini ya. Semoga berhasil!

(AA)