Konten dari Pengguna

Tips Sukses dalam Menghadapi Tes Potensi Akademik

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
sumber: pixabay

Tes Potensi Akademik (TPA) merupakan salah satu bentuk tes psikologi yang sering digunakan dalam proses rekrutmen kerja, tes beasiswa, seleksi masuk beberapa universitas, dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). TPA banyak digunakan baik di bidang pekerjaan ataupun pendidikan karena dianggap penting untuk melihat proses berpikir dan mengukur kecerdasan intelektual seseorang.

Ada tiga aspek yang dinilai dalam Tes Potensi Akademik, yaitu kemampuan memahami dan berpikir menggunakan bahasa (kemampuan verbal), kemampuan memahami dan berpikir menggunakan angka (kemampuan numerik), dan kemampuan memahami dan berpikir menggunakan gambar (kemampuan figural). Walaupun pertanyaan-pertanyaan yang diberikan pada TPA terlihat sederhana, masih banyak orang yang justru gagal dalam tes ini. Penyebab gagalnya seseorang dalam TPA beragam, seperti tidak teliti, kekurangan waktu, dan bingung menentukan jawaban yang tepat.

Jenis-jenis Soal Tes Potensi Akademik

TPA menggunakan sistem penilaian skor dengan rentang nilai 200–800. Semakin banyak kamu dapat menjawab pertanyaan yang diberikan dengan benar, semakin tinggi pula skormu. Berdasarkan tiga aspek yang dinilai yang sudah dijelaskan di atas, ada empat jenis-jenis utama soal tes TPA, yaitu:

1. Tes verbal

Tes verbal bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang untuk memahami dan berpikir menggunakan kata-kata dan bahasa. Contoh soal tes verbal antara lain sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata), padanan hubungan kata, dan pengelompokkan kata.

2. Tes angka

Tes angka bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang untuk berpikir menggunakan angka, berpikir struktur, dan logis matematis. Contoh soal tes angka antara lain aritmetik (hitungan), seri angka, seri huruf, logika angka, dan angka dalam cerita.

3. Tes logika

Tes logika bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bernalar dan memecahkan masalah secara logis atau masuk akal. Contoh soal tes logika antara lain analisis pernyataan dan kesimpulan (silogisme), logika cerita, dan logika diagram.

4. Tes spasial atau gamar

Tes spasial atau gambar bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berpikir menggunakan gambar dan daya logika ruang seseorang. Contoh soal tes spasial atau gambar antara lain padanan hubungan gambar, seri gambar, pengelompokkan gambar, bayangan gambar, dan identifikasi gambar.

Tips Mengerjakan Tes Potensi Akademik

Setelah membaca pembahasan di atas, kamu sudah paham mengenai TPA dan berikut tips sukses menghadapi TPA bagi kamu yang akan mengikuti TPA:

1. Latihan soal secara berulang kali

2. Istirahat sebelum menjalani tes TPA

3. Fokus pada soal yang akan kamu kerjakan nanti

4. Kerjakan soal mudah terlebih dahulu

Demikianlah tips-tips yang dapat kamu gunakan, selamat mengikuti TPA! (CL)