Konten dari Pengguna

Toleransi dalam Bahasa Arab Dinamakan Tasamuh. Ini Penjelasannya!

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi toleransi dalam bahasa Arab dinamakan tasamuh. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi toleransi dalam bahasa Arab dinamakan tasamuh. Sumber: Unsplash

Toleransi dalam bahasa Arab dinamakan tasamuh. Mengutip dari buku Membangun Tasamuh Keberagaman dalam Perspektif Alquran oleh Ade Jamarudin (2016), tasamuh secara bahasa dapat diartikan sebagai bersikap baik terhadap sesama manusia, bersikap lemah lembut ataupun saling memaafkan sesama manusia. Berdasarkan artian kata tadi, maka tasamuh adalah nama lain dari toleransi dalam syariat ajaran Islam.

Secara istilah tasamuh dapat diartikan sebagai akhlak terpuji yang dimiliki oleh umat muslim berupa diamalkannya rasa saling menghargai sesama umat manusia. Memiliki akhlak terpuji merupakan perintah dari Allah SWT kepada seluruh umat manusia, oleh karena itu setiap muslim wajib untuk mengamalkan sikap tasamuh sebagai salah satu bentuk sikap terpuji.

Toleransi dalam Bahasa Arab Dinamakan Tasamuh

Toleransi dalam bahasa Arab dinamakan tasamuh. Dalam syariat Islam, tasamuh tersebut sebenarnya dapat digolongkan kedalam dua bentuk tasamuh, yakni tasamuh terhadap sesama muslim dan tasamuh kepada golongan selain muslim.

Adapun contoh dari tasamuh sesama muslim ialah dengan cara menghargai perbedaan mashab islam, misalnya si A melaksanakan sholat subuh dengan qunut sebagai bagian dari sunnah Rasulullah SAW, sedangkan si B tidak melakukan hal yang sama karena sifatnya sunnah.

Ilustrasi toleransi dalam bahasa Arab dinamakan tasamuh. Sumber: Unsplash

Adapun contoh dari toleransi pada golongan lain selain muslim ialah dengan cara menghargai dan menghormati orang lain yang memiliki keyakinan berbeda, tidak merendahkan agama lain, serta tidak menggangu peribatan mereka. Mengamalkan sikap toleransi pada pemeluk keyakinan yang berbeda pada dasarnya telah diperintahkan oleh Allah SWT sebagaimana isi surat Al Kafirun berikut:

Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah; Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah; Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah; Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah; Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (QS. Al Kafirun: 1-6)

Demikianlah ulasan singkat tentang toleransi dalam bahasa Arab dinamakan tasamuh. Semoga informasi tadi dapat bermanfaat dan mampu mendorong kita untuk menanamkan sikap tasamuh dalam kehidupan sehari-hari. (HAI)