Tujuan Masuknya Negara Indonesia Menjadi Anggota PBB

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masuknya Negara Indonesia menjadi anggota PBB adalah untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Seperti yang kita tahu, PBB adalah organisasi internasional yang berperan aktif dalam menjaga keharmonisan antarhubungan negara.
PBB merupakan organisasi yang didirikan di San Fransisco dan disahkan melalui Piagam PBB pada tahun 1945. Mengutip buku Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 3 (2019), Indonesia baru bergabung menjadi anggota resmi PBB pada 28 September 1950. Saat itu, Indonesia menjadi anggota ke-60 yang tergabung secara resmi di PBB.
Agar dapat menjalankan tujuan PBB, Indonesia juga turut andil melaksanakan peran yang tertuang dalam pasal 2 Bab 1 Piagam PBB, yaitu menjaga perdamaian dunia, membantu menyelesaikan konflik di berbagai negara. Dan memberi bantuan kemanusiaan di berbagai negara.
Kesungguhan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia dibenarkan dengan masuknya Indonesia ke dalam 10 besar kontributor pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB.
Tujuan Masuknya Negara Indonesia Menjadi Anggota PBB
Selain menjaga perdamaian dunia, apa saja tujuan Indonesia bergabung dengan PBB? Simak poin-poin yang ada di bawah ini:
Berkontribusi aktif dalam membantu menyelesaikan konflik di berbagai Negara.
Untuk menunjukkan keberadaan Indonesia kepada dunia internasional sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat.
Mengembangkan hubungan kerjasama antarbangsa yang berlandaskan prinsip kesetaraan
Melakukan kerjsama di segala bidang dan mengkampanyekan isu HAM.
Memberikan bantuan kemanusiaan di berbagai Negara berdasar prinsip politik luar negeri Indonesia, yakni bebas aktif.
Memenuhi kebutuhan nasional, baik dalam bidang politik, ekonomi, dan lain-lain.
Peran Indonesia dalam PBB
Indonesia bukan hanya sekadar anggota yang pasif dalam forum PBB. Negara kita sangat aktif mengimplementasikan visi dan misi PBB pada kehidupan internasionalnya. Adapun peran Indonesia di PBB yaitu sebagai berikut:
Menjaga Perdamaian Dunia
Mengadakan Jakarta Informal Meeting pada 1984 untuk menuntaskan konflik di Kamboja.
Pelopor berdirinya ASEAN.
Menyelenggarakan konferensi Colombo pada 1954 untuk meredakan ketegangan perang dingin.
Menggelar Konferensi Asia Afrika yang melahirkan Dasasila Bandung.
Dari pemaparan di atas, dapat diketahui bahwa Indonesia berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia melalui organisasi PBB. Hal ini tentu memberi manfaat tersendiri bagi Indonesia, baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, politik, dan sebagainya.
(DLA)
