Tujuan Pembuatan Jarak Tanaman dan Cara Menentukannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu agronomi, terdapat sejumlah syarat penanaman bibit tanaman agar nantinya bisa tumbuh dengan optimal dan mendapat hasil panen yang maksimal. Salah satunya adalah berkaitan dengan pembuatan jarak tanaman. Meski begitu, tak banyak orang yang bisa jelaskan apa tujuan pembuatan jarak tanaman ini.
Padahal sebenarnya jarak pada setiap bibit tanaman memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang tanaman itu sendiri. Oleh karena itulah, bagi seseorang yang sedang melakukan budidaya tanaman, sangat penting untuk mengetahui hal ini.
Tujuan Pembuatan Jarak Tanaman beserta Cara Menentukannya
Mengutip dari buku Panen Duit dari Bisnis Padi Organik, Sugeng Sriyanto (2010:37), tujuan pembuatan jarak tanaman adalah agar hasil produksi bisa lebih maksimal. Adapun yang dimaksud dengan pembuatan jarak sendiri adalah upaya untuk memberikan jarak antar tanaman agar setiap tanaman tersebut mendapat ruang yang sesuai.
Dengan begitu, maka pertumbuhan tanaman dapat berjalan dengan lebih baik. Perlu diketahui juga bahwa jarak tanam menjadi faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Hal ini karena penyerapan energi matahari oleh permukaan daun akan menentukan pertumbuhan tanaman tersebut.
Pengaturan jarak tanam ini dilakukan untuk menciptakan fase-fase pertumbuhan dengan lebih optimal. Adapun fase tersebut terdiri dari fase semai, pancang, sapihan, tiang, dan fase pohon. Umumnya, pemberian jarak tanam ini dilakukan saat tanaman memasuki fase tiang dan pohon.
Berikut ini adalah cara menentukan jarak tanam yang wajib diketahui oleh para petani dan pembudidaya tanaman lainnya.
1. Kondisi Kesuburan Tanah
Kondisi tanah merupakan faktor dasar yang bisa digunakan dalam menentukan jarak tanam. Adapun untuk kondisi tanah yang subur, lebih disarankan menggunakan jarak tanam yang pendek. Begitu pula sebaiknya pada kondisi tanah yang kurang subur.
Sebab, tanah yang kurang subur cenderung membutuhkan lebih banyak unsur hara. Apabila tanaman ditanam dengan jarak pendek di lahan yang kurang subur, maka pertumbuhan tanaman menjadi tidak maksimal karena terjadi perebutan unsur hara antar tanaman.
2. Luas Kanopi
Kanopi merupakan teduhan yang diberikan oleh beberapa pohon. Kanopi pohon ini bisa memengaruhi iklim mikro pada suatu wilayah. Artinya, kanopi dapat memengaruhi suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya matahari.
Dengan mengetahui hal ini, maka luas kanopi bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jarak tanam.
Baca Juga: 4 Cara Merawat Tanaman bagi Pemula agar Tubuh Subur
Demikian jawaban atas pertanyaan jelaskan apa tujuan pembuatan jarak tanaman dan cara menentukannya. (Anne)
