Tulisan Arab Suudzon dan Husnudzon serta Pengertiannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ternyata tidak semua orang mengetahui tulisan arab huznudzon dan suudzon yang benar. Dalam agama Islam, setiap umatnya diharuskan memiliki sifat husnudzon dan menghindari sifat suudzon. Sebab sifat suudzon merupakan sifat yang tercela. Di sisi lain, husnudzon merupakan sifat terpuji di sisi Allah.
Agar memudahkan kamu mengetahui pengertian dan tulisan arab yang benar, di artikel kali ini akan mengulasnya.
Pengertian Suudzon dan Husnudzon
Berperasangka merupakan sifat yang dimiliki seorang manusia. Berperasangka sendiri terdiri dari dua macam, yakni perasaangka buruk dan perasangka baik.
Pengertian berperasangka buruk dalam akidah akhlak agama Islam disebut juga suudzon. Dalam bahasa Arab, suudzon terdiri dari bahasa Arab, yakni "su’u" yang artinya jelek dan "dzon" dari kata "az-zan" yang artinya sangkaan. Maka suudzan merupakan sifat berperasangka buruk yang ada dalam diri seseorang.
Sifat yang satu ini bukanlah perbuatan yang baik. Sebab seseorang yang memiliki sifat suudzon, Allah akan membalasnya dengan dosa.
Allah SWT berfirman dalam Surat Al Hujurat ayat 12 yang artinya,
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
Di sisi lain, berperasangka baik dalam akidah akhlak agama Islam disebut juga husnudzon. Dikutip dari buku Belajar Aqidah Akhlak' karya Muhammad Asroruddin Al Jumhuri (2015), dalam bahasa Arab, husduzon terdiri dari dua kata, yakni "husnu" yang artinya baik dan "dzon" dari kata "az-zan" yang artinya sangkaan.
Sehingga husnudzon merupakan perlikau mulia berbaik sangka. Dengan sikap ini merupakan cara pandang seseorang dalam melihat seuatu hal secara positif sehingga hati dan pikirannya akan bersih dari perasangka yang belum tentu kebenarannya.
Sifat husnudzon sendiri tidak hanya sebatas berperasangka baik kepada sesama manusia saja, namun juga kepada Allah SWT.
Sebagaimana yang dijelaskan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya, jika dia mengingat-Ku.” (HR. Bukhari 7405 dan Muslim 6981)
Tulisan Arab Suudzon dan Husnudzan
Penulisan suudzan sebagai sifat berperasangka buruk dalam bahasa Arab yakni:
سُوْۤءُ الظَّـنَّ
Sementara penulisan husnudzon sebagai sifat berperasangka baik dalam bahasa Arab yaitu:
حُسْنُ الظَّـنَّ
Itulah ulasan tentang pengertian dan tulisan Arab suudzon dan husnudzon. Semoga dengan ulasan di atas kita menjadi seseorang yang selalu bersikap husnudzon, baik kepada sesama manusia maupun kepada Allah SWT. (MZM)
