Konten dari Pengguna

Urutan Kabel Straight dan Cross, Cara Tepat untuk Hubungkan Jaringan

14 Agustus 2025 23:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Urutan Kabel Straight dan Cross, Cara Tepat untuk Hubungkan Jaringan
Inilah urutan kabel straight dan cross, yang merupakan cara tepat untuk menghubungkan jaringan.
Berita Update
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Kabel, Foto:Unsplash/Nina Mercado
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kabel, Foto:Unsplash/Nina Mercado
ADVERTISEMENT
Urutan kabel straight dan cross sering menjadi istilah yang terdengar rumit bagi banyak orang, padahal di balik istilah teknis tersebut tersimpan prinsip sederhana yang bisa dipahami dengan pendekatan yang tepat.
ADVERTISEMENT
Dalam dunia jaringan, hal-hal kecil seperti susunan kabel ternyata bisa memengaruhi keseluruhan sistem secara signifikan.
Bahkan, orang yang baru mengenal jaringan sekalipun bisa mulai melihat pola dan logika di balik setiap jenis kabel.

Urutan Kabel Straight dan Cross

Ilustrasi Kabel, Foto:Unsplash/Thomas Jensen
Urutan kabel straight dan cross menjadi hal penting saat membangun jaringan komputer, karena menentukan jalannya data antarperangkat.
Mengtuip buku Pengenalan Dasar Jaringan Komputer karya Suminar Pujowati, S.Pd., MM, dkk, kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdiri dari delapan kabel individual yang dipilin menjadi empat pasang, dibungkus tanpa pelindung tambahan, dan menggunakan konektor RJ45 8 pin.
Jenis koneksi utama ada dua yaitu straight-through dan cross-over. Kabel straight-through memiliki urutan pin yang sama di kedua ujungnya, cocok untuk menghubungkan perangkat berbeda, seperti router ke switch atau hub.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, kabel cross-over memiliki urutan berbeda di tiap ujung sehingga memungkinkan pertukaran data antarperangkat sejenis, misalnya komputer ke komputer, tetap optimal.
Secara praktis, urutan pin kabel straight-through mengikuti standar T568A atau T568B di kedua ujung:
Untuk kabel cross-over, satu ujung menggunakan T568A dan ujung lain T568B, sehingga kabel 1 & 2 (pengirim) bertukar dengan kabel 3 & 6 (penerima), menjaga transmisi data tetap lancar.
Setiap kategori kabel menyesuaikan kecepatan dan frekuensi transmisi: CAT 5/5e hingga 100 Mbps, CAT 6 hingga 1 Gbps, CAT 6a hingga 10 Gbps, serta CAT 7/7a mendukung jaringan Giga Bit Ethernet dengan frekuensi 600–1200 MHz.
ADVERTISEMENT
Kabel biasanya memiliki panjang maksimal 100 meter; jika lebih panjang, repeater diperlukan. Kabel 1 & 2 berfungsi mengirim data, kabel 3 & 6 menerima, dan kabel 7 & 8 sebagai konduktor tegangan.
Dengan memahami urutan kabel straight dan cross, pemasangan kabel UTP menjadi lebih mudah, rapi, dan sesuai kebutuhan jaringan, memastikan koneksi tetap stabil dan handal untuk berbagai perangkat, baik di rumah maupun di lingkungan profesional. (KIKI)