Waktu Sholat Idul Fitri beserta Tata Cara dan Bacaan Niatnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat Idul Fitri merupakan sholat sunnah yang dikerjakan oleh umat muslim setiap 1 Syawal. Ibadah sunnah yang satu ini sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk dikerjakan umat muslim yang telah melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Umumnya, waktu sholat Idul Fitri di Indonesia dimulai pada pukul 06.00 WIB. Nah, kira-kira bagaimana tata cara dan bacaan niat sholat Idul Fitri? Yuk, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel di bawah ini.
Waktu Sholat Idul Fitri
Dalam mahzab Syafi’I, disebutkan bahwa batas waktu sholat Idul Fitri adalah sebagai berikut.
وَاتَّفَقَ الْاَصْحَابُ عَلَي اَنَّ آخِرَ وَقْتِ صَلَاةِ الْعِيدِ زَوَالُ الشَّمْسِ
Artinya, “Ulama dari kalangan mahzab Syafi’I sepakat bahwa waktu akhir pelaksanaan sholat Ied adalah ketika tergelincirnya matahari.”
Pendapat ini juga disepakati oleh MUI yang menyatakan bahwa waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri ada di antara terbit dan tergilincirnya matahari.
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Adapun tata cara sholat Idul Fitri yang dikutip dari Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi El Sutha (2012:122) adalah sebagai berikut.
Takbiratul ihram.
Membaca Doa Iftitah.
Takbir sebanyak 7 kali, dimana setiap takbir membaca bacaan tasbih.
Setelah takbir yang ke tujuh, hal selanjutnya yakni membaca surat Al Fatihah.
Dilanjutkan dengan membaca surat-surat Alquran lainnya, namun apabila menjadi makmum cukup mendengarkan dan menyimak surat yang dibacakan oleh imam. Surat pertama yang dianjurkan untuk dibaca yakni surat Al-’Ala.
Rukuk dan tumakninah.
I’tidal dan tumakninah.
Sujud dan tumakninah.
Duduk di antara dua sujud dan tumakninah.
Sujud kedua.dan tumakninah.
Takbir sebanyak 5 kali dan kembali membaca bacaan tasbih seperti sebelumnya.
Membaca Al-Fatihah.
Membaca surat lainnya. Surat kedua yang dianjurkan untuk dibaca yakni surat Al-Ghasyiyah.
Rukuk dan tumakninah.
I’tidal dan tumakninah.
Sujud dan tumakninah.
Duduk di antara dua sujud dan tumakninah.
Sujud kedua.dan tumakninah.
Duduk tasyahud akhir dan tumakninah.
Salam.
Mendengarkan khutbah apabila menjadi makmum, memberikan khutbah bila menjadi imam, namun jika salat Idul Fitri dikerjakan secara munfarid maka tidak perlu ada kutbah.
Khutbah ini dilaksanakan dengan membaca takbir sebanyak 9 kali sebagai pembuka.
Bacaan Niat Sholat Idul Fitri
Berikut adalah bacaan niat sholat Idul Fitri untuk imam dan makmum.
1. Niat Sholat Idul Fitri untuk Imam
Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa.
Artinya, “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Sholat Idul Fitri untuk Makmum
Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala.
Artinya, “Aku niat sholat sunat Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”
Semoga bermanfaat. (Anne)
