5 Sanksi Internasional yang Diterima Rusia akibat Invasi ke Ukraina

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
3 Maret 2022 11:33
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Seorang prajurit milisi pro-Rusia berjalan di dalam sebuah rumah yang rusak, di kota Donetsk yang dikuasai separatis, Ukraina, Senin (28/2/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang prajurit milisi pro-Rusia berjalan di dalam sebuah rumah yang rusak, di kota Donetsk yang dikuasai separatis, Ukraina, Senin (28/2/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS
ADVERTISEMENT
Invasi Rusia terhadap Ukraina yang tak kunjung usia ini berakibat pada lahirnya berbagai sanksi internasional terhadap Rusia. Kecaman, ancaman, hingga hukuman dari berbagai pihak internasional sudah tak bisa untuk dihindarkan lagi.
ADVERTISEMENT
Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Dikeluarkan dari Piala Dunia

Kali ini sanksi datang dari lingkup kompetisi sepak bola internasional yakni FIFA dan UEFA. Seluruh tim Rusia, baik tim perwakilan nasional maupun klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA hingga terdapat pemberitahuan lebih lanjut.
Seharusnya Tim Putra Rusia dijadwalkan akan bermain melawan Polandia pada babak semifinal playoff kualifikasi Piala Dunia pada 24 Maret mendatang. Bahkan, pada tanggal 29 Maret telah diprediksi akan menghadapi Swedia atau Republik Ceko untuk memperebutkan satu tempat putaran di Qatar pada akhir tahun ini. Namun, pada kenyataannya, Tim Rusia belum bertanding sudah kalah di awal karena tiga calon lawan mereka telah memboikotnya.

2. Diblokir oleh Google

Suasana kantor Google, New York. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kantor Google, New York. Foto: Dok. kumparan
Tak hanya datang dari lingkup pertandingan sepak bola saja, sebagai akibat dari invasinya terhadap Ukraina, kini Rusia secara resmi telah diblokir aksesnya oleh pihak Google. Pemblokiran tersebut menjadikan seluruh outlet media, RT, dan berbagai saluran internet lainnya yang dimiliki oleh Rusia tak bisa menerima iklan di situs web, aplikasi, hingga pada video YouTube mereka.
ADVERTISEMENT
Tak berhenti di situ saja, pihak Google juga memberikan larangan kepada seluruh media internasional yang didanai oleh pemerintah Rusia untuk melakukan atau melanjutkan kerja sama. Jika kerja sama terus terjalin, maka media tersebut tak akan bisa menggunakan teknologi iklan dari Google untuk mendapatkan penghasilan di situs web dan aplikasi mereka.

3. Pemberhentian Akses Rusia oleh YouTube

Ilustrasi menonton Youtube. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton Youtube. Foto: Shutter Stock
Pada mulanya pihak Google yang menghubungi pihak YouTube untuk memblokir saluran propaganda Rusia, di antaranya Russia 24, TASS, dan RIA Novosti. Lalu akhirnya juru bicara dari pihak YouTube juga memberikan konfirmasi bahwa RT dan beberapa saluran lain milik Rusia tak bisa diakses di Ukraina setelah mendapatkan permintaan dari pemerintah Ukraina.

4. Larangan Rusia Menggunakan Layanan Iklan FB.O

Pihak Facebook Meta Platforms Inc (FB.O) juga turut serta dalam memberikan sanksi atas invasi Rusia terhadap Ukraina. Hal tersebut membuat seluruh media dari pemerintah Rusia dilarang menjalankan iklan di layanan FB.O dengan tujuan memutus penghasilan Rusia dari layanan tersebut.
ADVERTISEMENT

5. Penangguhan Pabrikan Otomotif ke Rusia

Amerika Serikat mengumumkan pembatasan ekspor besar-besaran terhadap Rusia. Hal tersebut memicu sejumlah perusahaan global untuk mempertimbangkan bahkan mengubah rencana bisnis mereka di Rusia. Mulai dari pabrik otomotif General Motor, Volvo, Volkswagen, hingga Daimler Truck melakukan penagguhan ekspor kendaraan ke Rusia. (mel)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020