Anjing Primitif Ditemukan di Papua, Mirip Rubah dan Tak Suka Menggonggong

Membahas isu-isu yang lagi viral
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Baru-baru ini publik dihebohkan dengan penemuan anjing ras baru dari Papua. Tinggal di wilayah pegunungan tengah Papua, disebutkan anjing yang penampakannya mirip rubah itu tidak bisa menggonggong.
Adapun foto-foto anjing tersebut dibagikan oleh Anang Dianto lewat akun @anangdianto di Twitter. Dari tiga foto yang diunggah, terlihat beberapa ekor anjing berwarna coklat keemasan, bertelinga segitiga, memiliki ekor tebal, dan bermoncong seperti rubah.
Dijelaskan oleh Anang, anjing ras baru yang memiliki bulu lebat itu hidup di ketinggian 3.000 mdpl. Uniknya, anjing tersebut tak bisa menggonggong seperti anjing pada umumnya, tapi bisa melolong layaknya serigala.
“Kemarin siang kedatengan mereka pas lagi kerja di area Grasberg,” kata Anang sambil membagikan foto anjing spesies baru tersebut.
Diketahui, anjing primitif tersebut pertama kali diamati pada 1980, yakni oleh geologis asal Amerika Serikat (AS). Barulah pada 2012, anjing tersebut mulai kembali ramai setelah diliput oleh National Geographic.
Pada 2016 silam, Freeport Indonesia dan Universitas Cendrawasih (Uncen) sempat meneliti sampel DNA anjing tersebut dan didapati mereka merupakan kerabat Dinggo dari Australia. Kini, proyek penelitian masih berlangsung antara Uncen, Freeport, dan peneliti AS
Adapun Anang menuturkan masyarakat asli sekitar memilih untuk tidak memelihara anjing unik tersebut. Mereka cenderung membiarkan anjing asli Papua itu hidup di alam bebas, bahkan dipercaya sebagai penjaga gunung.
"Menurut Suku Moni, Anjing ini dipercaya sebagai penjaga gunung & bisa berubah menjadi laki-laki yang memakan jantung orang-orang yang berniat jahat," sebut Anang.
Hingga kini, cerita dari Anang tersebut sudah viral di Twitter, dicuitkan ulang hingga lebih dari 22 ribu kali dan disukai oleh lebih dari 65 ribu orang. Beragam respon didapat dari warganet, kebanyakan yang merasa kagum dengan kehadiran anjing tersebut.
“Unik, harus diteliti dan dilestarikan, dan anjingnya mirip seperti anjing pegunungan kintamani anjing ras asli Indonesia yang baru diakui dunia yaitu Anjing Kintamani,” kata akun @theopamss.
“Kalau enggak dikasih tau itu anjing, bakal enggak bisa bedain itu anjing, musang, atau serigala,” ujar akun @afrkml.
“Gemesin ya. Aku penasaran kenapa dia tidak bisa menggonggong. Memang benar masih banyak hal di dunia ini yang belum diketahui,” tulis akun @PagiAliya. (bob)
