Apa Itu Fenomena Ekuinoks yang Sebabkan Suhu di Surabaya Panas Banget

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
27 September 2022 17:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
matahari terik cuaca panas Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
matahari terik cuaca panas Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Fenomena ekuinoks kini ramai diperbincangkan apalagi di Surabaya karena tengah dilanda cuaca ekstrem. Bahkan, baru-baru ini suhu di kota pahlawan tersebut dikabarkan mencapai 35-49 derajat celcius menggunakan aplikasi smartphone.
ADVERTISEMENT
Tak ayal, sejumlah kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo dan Gresik tengah dilanda cuaca sangat panas. Lalu, apa sebenarnya fenomena ekuinoks? Dan, mengapa fenomena yang satu ini bisa mengubah cuaca menjadi lebih panas. Berikut penjelasannya!
Mengenal Fenomena Ukuinoks
Mengutip situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), fenomena ekuinoks merupakan peristiwa saat kedudukan matahari tepat berada di garis khatulistiwa sering pada Maret dan September setiap tahunnya.
Fenomena ini juga dianggap sebagai fenomena astronomis saat lintasan semu harian matahari berada di khatulistiwa hingga memengaruhi durasi siang dan malam di bumi.
Ilustrasi cuaca panas. Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cuaca panas. Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP
Artinya, durasi siang dihitung sejak matahari terbit hingga terbenamnya matahari.
Sementara, durasi malam merupakan selang waktu yang dihitung sejak matahari terbenam hingga terbit. Dalam peristiwa ekuinoks akan ditandai dengan matahari terbit dan terbenam di posisi timur dan barat.
ADVERTISEMENT
Fenomena Ekuinoks Menyebabkan Suhu Jadi Lebih Panas
Fenomena ekuinoks yang terjadi pada Maret dan September setiap tahunnya bakal menyebabkan suhu menjadi lebih panas. Pasalnya, peristiwa ekuinoks membuat matahari menyeberangi ekuator menuju ke selatan.
Dengan begitu, perubahan suhu pun terjadi dan menjadi lebih panas sampai malam hari. Bahkan, selama fenomena ini, udara pun dinilai akan terasa gerah atau sumuk yang disebabkan sinar terik dari matahari yang terjadi saat siang hari.
Selama fenomena ekuinoks, bumi akan tegak lurus dengan matahari. Berbeda dengan bumi di nbagian utara dan selatan yang sedikit lebih miring ke matahari.
Fenomena Ekuinoks adalah Tanda Pergantian Musim
Selama peristiwa ekuinoks, durasi siang dan malam dianggap akan sama. Fenomena astronomis ini dianggap akan menyebabkan durasi dua waktu tersebut persis sama yakni 12 jam di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
Selain itu, fenomena ekuinoks juga merupakan tanda pergantian musim. Fenomena yang terjadi pada Maret dan September setiap tahunnya ini menandakan bahwa pada bulan Maret akan terjadi peralihan musim pancaroba atau musim hujan ke kemarau.
Sementara pada peristiwa ekuinoks di September adalah pertanda peralihan musim kemarau ke musim hujan.
Itulah pengertian fenomena ekuinoks yang membuat suhu terkhusus di Surabaya belakangan ini terasa sangat panas. (fre)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020