Apa Iya Kalau Kita Merinding Pertanda Ada Hantu?

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
12 Juli 2022 13:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi makhluk halus atau hantu. Foto: Dok: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makhluk halus atau hantu. Foto: Dok: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Bulu kuduk berdiri atau sering disebut merinding merupakan hal yang sering dialami setiap orang. Bahkan, konon katanya kondisi ini menandakan bahwa ada sosok makhluk gaib yang tengah mendekat. Apalagi, kita sedang sendirian atau di tempat angker.
ADVERTISEMENT
Lalu, benarkah anggapan tersebut yang mengaitkan merinding dengan makhluk halus? Atau itu merupakan mitos belaka saja yang kini dipercayai sebagai pertanda sosok-sosok makhluk gaib.
Berikut penjelasannya secara ilmiah dan akan membuatmu berpikir dua kali dengan anggapan tersebut.
Merinding adalah Mekanisme Pertahanan Diri
Merinding bukanlah pertanda ada hantu. Namun, kondisi ini ternyata menandakan mekanisme tubuh tengah bekerja. Bahkan, hal itu sangat baik karena tubuh mengeluarkan respons untuk pertahanan diri.
Ilustrasi ketakutan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ketakutan. Foto: Shutterstock
Merinding atau bahasa medisnya cutis anserine terjadi karena pelepasan hormon adrenalin yang membuat tubuh bekerja ekstra. Bahkan, organ-organ tubuh lainnya yakni jantung akan berdetak lebih kencang hingga terjadinya kontraksi otot hingga kelenjar keringat atau pori-pori bakal mengeluarkan banyak cairan.
Nah, di saat bersamaan akibat kontraksi otot maka rambut atau bulu di kulit otomatis berdiri atau sering disebut bulu kuduk. Tidak hanya itu, perubahan juga terjadi pada kulit yakni terlihat seperti bekas cabutan di kulit ayam yang tampak menonjol.
ADVERTISEMENT
Faktor Cuaca
Kamu pasti pernah mengalami kondisi di mana bulu kuduk berdiri ketika terjadi perubahan cuaca terkhusus saat cuaca dingin.
Ilustrasi Cuaca Buruk. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cuaca Buruk. Foto: Shutter Stock
Hal-hal seperti inilah yang membuat kita merinding karena respons tubuh dinilai sensitif terhadap cuaca termasuk berdirinya bulu-bulu halus di kulit.
Bahkan, tidak hanya manusia, hewan juga disebut sering mengalami kondisi merinding ketika perubahan cuaca. Sebab, fenomena itu dianggap murni respons tubuh alias bukan karena faktor makhluk halus.
Namun, tak dimungkiri, kondisi merinding dinilai juga menandakan seseorang tengah cemas dan ketakutan. Dengan seketika, tubuh juga disebut akan membuat pertahanan diri dengan terjadinya perubahan kerja organ-organ tubuh yakni detak jantung berdetak kencang hingga bulu di kulit berdiri akibat otot tegang atau berkontraksi.
ADVERTISEMENT
Dengan begitu, anggapan bahwa merinding hingga bulu kuduk berdiri menandakan ada sosok makhluk halus yang tengah mendekat merupakan mitos.
Kendati demikian, ketika berada di sebuah tempat atau tengah sendirian maka kondisi itu dianggap lumrah terjadi karena respons murni dari tubuh. Bahkan, ketika kamu tengah buang air kecil, kondisi merinding juga dianggap sering terjadi.
Tidak hanya itu saja, seseorang yang tengah merasakan emosi yang berlebihan juga bakal membuat bulu di kulit berdiri atau merinding. Sebab, hal tersebut terjadi karena respons otot yang berada di bawah kulit hingga membuat bulu kuduk berdiri, denyut jantung meningkat, dan tubuh berkeringat. (fre)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020