Apa Jadinya Bila Oksigen Lenyap 5 Detik Saja dari Dunia Ini?

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
26 Juni 2022 10:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi hutan penghasil oksigen. Foto: dok. RAPP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hutan penghasil oksigen. Foto: dok. RAPP
ADVERTISEMENT
Nyaris semua makhluk hidup bergantung pada oksigen. Khususnya manusia, menghirup oksigen dan mengembuskan karbon dioksida untuk bertahan hidup.
ADVERTISEMENT
Lalu, apa jadinya bila zat yang begitu penting itu hilang tiba-tiba dari dunia ini? Tak perlu lama, misalnya lima detik saja?
Hanya lima detik kedengarannya seperti mudah. Sebab, seseorang umumnya bisa menahan napas sekitar 30-90 detik, rekor dunia bahkan mencatat tahan napas terlama sampai 24 menit 37,36 detik.
Padahal, kehilangan oksigen tidak sama dengan ketika seseorang menahan napas. Hilangnya oksigen dalam beberapa saat saja tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga lingkungan hingga atmosfer.
Ilustrasi tabung oksigen di rumah sakit. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tabung oksigen di rumah sakit. Foto: pixabay
Faktanya, mengutip News Nation, oksigen yang kita hirup kasarnya membentuk 21 persen atmosfer bumi, dengan 78 persennya adalah nitrogen sementara sisanya adalah karbon dioksida dan gas-gas lain.
Walau bukan gas terbanyak yang ada di atmosfer, oksigen merupakan yang paling penting tidak hanya untuk manusia, tetapi juga tanaman dan makhluk hidup lain. Tanpa oksigen, manusia dan tumbuhan dipastikan mati serta hanya segelintir hewan yang bisa hidup.
ADVERTISEMENT
Bukan cuma kehidupan, lima detik tanpa oksigen juga bisa mengubah dunia. Rumah, bangunan, dan segala struktur dari beton akan runtuh. Sebab, oksigen penting sebagai pengikat beton. Tanpa oksigen, bangunan-bangunan dari beton akan berubah jadi abu.
Selain itu, bila oksigen hilang, lapisan ozon yang melindungi bumi dari ultraviolet juga lenyap. Jadi, terpapar sinar matahari bisa menyebabkan luka bakar parah sehingga membahayakan nyawa.
Ilustrasi oksigen habis. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi oksigen habis. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Tanpa oksigen selama lima detik, bumi bisa jadi tempat yang bahaya untuk ditinggali. Sengatan sinar matahari yang luar biasa, serta tekanan udara turun 21 persen, akan membuat gendang telinga meledak.
Langit biru yang cerah akan berubah gelap total. Kerak bumi yang terdiri dari 45 persen oksigen akan hancur, runtuh tidak tersisa membawa serta orang-orang berjatuhan. Semua air yang ada juga akan menjadi uap.
ADVERTISEMENT
Jadi, hilangnya oksigen selama lima detik saja dampaknya bisa seperti kiamat. Karenanya penting bagi manusia untuk menjaga ekosistem, melakukan penghijauan hutan agar mempertahankan tingkat oksigen yang saat ini kian menurun. (bob)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020