Benarkah Memang Ada Indra Keenam, Begini Penjelasannya dari Kacamata Medis

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memiliki kemampuan khusus atau sering disebut indra keenam merupakan hal yang jarang dimiliki banyak orang. Konon katanya, hanya orang-orang tertentu yang bisa memiliki keahlian tersebut selain 5 indra yang dimiliki manusia normal yakni penglihatan, perasa, penciuman, pendengar, dan peraba.
Namun, di balik itu, ada beberapa pihak juga meragukan keberadaan indra keenam hingga disebut tak semua orang bisa memilikinya. Lalu, bagaimana penjelasannya dari kacamata medis tentang indra keenam dan apa benar memang ada?
Berikuti penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Pengaruh Keturunan Syndrome Savant
Indra keenam dianggap murni dipengaruhi faktor keturunan syndrome savant. Syndrome yang satu ini menggambarkan seseorang memiliki kecerdasan di bawah normal namun memiliki kemampuan istimewa dalam hal tertentu.
Tak ayal, penderita syndrome savant kerap dikaitkan dengan autisme. Meski memiliki keterbelakangan atau kekurangan, akan tetapi lantaran mengalami syndrome tersebut membuat otak seseorang memiliki kecerdasan tertentu.
Selain itu, penderita syndrome savanta juga disebut terlahir dengan kemampuan otak yang lebih kuat akibat diduga mutasi gen hingga mempengaruhi kinerja otak orang tersebut.
Indra Keenam Merupakan Kemampuan Otak
Dalam kacamata medis, indra keenam disebut sebagai kemampuan otak yang tidak dimiliki manusia normal pada umumnya atau disebut anterior cingulated cortex (ACC).
Biasanya, orang tersebut bisa membaca pikiran orang lain, mengetahui peristiwa yang akan terjadi, hingga mampu merasakan sesuatu yang tak kasat mata.
Hal-hal tersebutlah yang kerap disebut sebagai indra keenam. Namun, dalam segi medis, para pakar menyebutnyat sebagai anterior cingulated cortex (ACC). Ini merupakan bagian dari otak manusia yang dinilai sangat peka hingga bisa memantau dan merasakan perubahan sekecil apapun.
Bahkan, ACC disebut bisa merasakan hal-hal yang berbahaya dan memberi alarm atau peringatan agar menghindari sebuah peristiwa. Artinya, ACC berfungsi sebagai peringatan dini dan mengingatkan agar lebih berhati-hati dalam melakukan berbagai hal.
Kejelian atau Kepekaan Pikiran
Tahukah kamu, menurut dari kacamata medis, manusia normal memilik kejelian atau kepekaan dalam berpikir ketika melakukan sesuatu.
Kendati demikian, tak semua orang disebut bisa memanfaatkannya, termasuk membaca pikiran orang dan lain sebagainya.
Hal inilah yang kerap disebut sebagai indra keenam karena tidak semua orang bisa melakukannya. Padahal, setiap manusia disebut memiliki kemampuan tersebut, namun tak semua bisa melakukan atau mempraktikkannya.
Kemampuan Memori
Tak dimungkiri, kemampuan memori atau daya ingat manusia sangatlah berbeda-beda. Bahkan, ada yang tidak bisa mengingat hal yang baru dilakukan. Di sisi lain, ada beberapa yang mampu mengingat sebagian hingga semua hal yang baru dilakukan, baik hitungan hari maupun tahun.
Nah, ketika seseorang memilikinya maka disebut indra keenam. Padahal menurut para pakar, hal tersebut bisa saja terjadi karena terus memikirkan peristiwa itu hingga selalu tersimpan di otak dan mudah untuk diingat kembali.
Sebut saja, sebuah mimpi yang benar-benar terjadi di dunia nyata. Jika seseorang mengalaminya, maka hal itu disebut sebagai indra keenam. Kendati demikian, secara medis, peristiwa itu dianggap bisa saja terjadi kebetulan dan tidak akan berlangsung terus menerus. Artinya, orang tersebut bukan berarti bisa membaca masa depan.
Kemampuan-kemampuan spesial atau sering disebut indra keenam dianggap merupakan murni sistem kerja dari otak manusia yang sebenarnya dimiliki orang pada umumnya. Namun, tak semua manusia bisa melakukannya. (fre)
