Bulan Depan 2 Asteroid Sebesar Burj Khalifa dan Eiffel Dekati Bumi, Amankah?

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
18 November 2021 11:48
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi asteroid. Foto: 470906 via pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asteroid. Foto: 470906 via pixabay
ADVERTISEMENT
Badan Antariksa Amerika atau NASA mendeteksi dua asteroid raksasa bakal mendekati Bumi pada Desember mendatang. Dua asteroid itu, yakni 2003 SD220 dan 4660 Nereus dikategorikan NASA sebagai ancaman berbahaya.
ADVERTISEMENT
Keduanya dianggap sebagai potensi ancaman berbahaya karena ukurannya yang besar serta jarak lintasannya yang sangat dekat dengan bumi.
Dikutip dari Science Times, asteroid 2003 SD220 memiliki ukuran sebesar Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia yang ada di Dubai, Qatar. Batu langit yang memiliki diameter 791 meter ini diperkirakan mendekat bumi pada pertengahan Desember 2021.
Meski demikian, asteroid tersebut bisa saja lebih besar dari perkiraan. Sebab pengamatan yang dilakukan pada 2015 silam, benda angkasa iu memiliki panjang sampai 2 kilometer.
Dalam pengamatan NASA, asteroid itu akan melewati bumi pada 17 Desember 2021 dengan jarak sekitar 5,4 juta kilometer dari Bumi dengan kecepatan 5,6 kilometer per detik.
Sebagai perbandingan, jarak tersebut jauh lebih kecil dari jarak Bumi dengan Bulan yang sekitar 385 ribu kilometer. Artinya, jarak asteroid itu melintas sangat dekat dengan Bumi.
ADVERTISEMENT
Adapun asteroid kedua, yakni 4660 Nereus yang juga akan mendekati bumi pada pertengahan Desember nanti memiliki ukuran sebesar Menara Eiffel di Paris, Prancis.
Dari pengamatan NASA, asteroid ini punya ukuran setinggi 1.000 kaki atau sekitar 304,8 meter. Dikutip dari BGR, asteroid itu 90 persen lebih besar dari asteroid pada umumnya.
NASA memperkirakan, 4660 Nereus akan mendekati Bumi pada 11 Desember 2021 medatang. Meski demikian, tak seperti 2003 SD220, 4660 Nereus akan melintasi Bumi dengan jarak sekitar 3,9 juta kilometer.
Artinya, asteroid tersebut akan melewati Bumi dengan jarak yang lebih jauh dari area Bumi dengan Bulan. Sehingga diprediksi seharusnya tidak akan menimbulkan masalah. (ace)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020