Cerita Sedih Bocah Penjual Es Mambo, Di-bully Berkebutuhan Khusus-Putus Sekolah

Membahas isu-isu yang lagi viral
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah seorang bocah yang berjualan es mambo baru-baru ini sukses bikin publik terharu. Sebab, bocah yang ternyata berkebutuhan khusus itu mengaku sempat sekolah, tapi berhenti lantaran kerap mendapat bully dari teman-temannya.
Momen tersebut dibagikan Gina Angelia lewat akun @gina_angelia di TikTok, Kamis (29/4/2021). Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, tampak Gina menghampiri dua bocah, laki-laki dan perempuan, yang berjualan es mambo di pinggir jalan.
Adapun dua bocah kecil tersebut berjualan menggunakan sepeda, kemudian meletakkan boks berisikan es mambo yang mereka jual. Total ada 50 bungkus es mambo, satunya dijual seharga seribu rupiah.
Sebelum membeli es mambo tersebut, Gina berbincang terlebih dahulu dengan dua bocah tersebut. Dari sana, diceritakan oleh si perempuan bahwa bocah laki-laki yang berjualan bersamanya sempat sekolah, tapi kemudian berhenti.
“Dia udah gak sekolah,” ungkap si bocah perempuan sambil menunjuk bocah laki-laki yang bersamanya. “Katanya dia sering di-bully sama temannya. Tasnya suka diumpetin,” lanjut bocah perempuan tersebut.
Sebab perundungan oleh teman-temannya diduga lantaran bocah laki-laki tersebut berkebutuhan khusus. Terlebih bocah laki-laki tersebut sempat telat sekolah selama dua tahun, dari yang seharusnya sudah kelas enam, sekarang masih kelas empat.
“Seharusnya dia kelas enam, sekolahnya lambat jadi kelas empat,” ujar si bocah perempuan.
Iba, Gina pun memborong semua es mambo dagangan kedua bocah tersebut. Diketahui, keduanya biasa berkeliling di bundaran Golf Jababeka, Cikarang.
Kini unggahan tersebut pun viral, ditonton hingga 4 juta kali dan disukai oleh lebih dari 500 ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa sedih mengetahui nasib si bocah laki-laki.
“Sedih pas denger dia di-bully di sekolah,” kata akun @mallkimofficial.
“Anak berkebutuhan khusus aja masih jadi korban bully. Ya Allah, gak tega banget dengernya. Semoga kelak jadi orang sukses, ya. Tong, Amin,” ujar akun @capeyasamasayajuga.
"Bagus nama sekolahnya gak disensor, biar gurunya yang nonton ini lebih mantau murid-murid di sekolahnya,” sebut akun @dapilaaa_. (bob)
