Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Orang yang Mendekati Waktu Kematian Menurut Ahli

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi orang meninggal (kumparan.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orang meninggal (kumparan.com)

Setiap orang pasti akan meninggal dunia. Masalah kapan, hanya Tuhan yang tahu. Namun, meski tak diketahui kapan seseorang akan tutup usia, seorang dokter mengungkap ciri-ciri orang yang sudah dekat dengan ajal.

Mengutip WebMD, menurut Dokter Carol DerSarkissian, ciri dari seseorang yang tengah menyambut ajal, terutama dalam keadaan sakit berat, bentuknya bisa dari hal-hal yang sederhana dan dapat dilihat beberapa bulan sebelum kematian.

Ciri-ciri menurut Carol, di antaranya berkurang asupan makan dan minum, menjauhi orang terdekat, hingga hilangnya semangat untuk melakukan sesuatu yang biasanya sangat disenangi.

Ilustrasi koma. Foto: Shutterstock

Menjelang kematian, menurut Carol, orang dewasa cenderung kehilangan keinginan untuk berbicara. Sementara anak-anak, mereka jadi jauh lebih banyak berbicara dari biasanya.

Semakin dekat ajal, contohnya 1-2 minggu sebelum meninggal, pola tidur akan berubah dengan diikuti berkurangnya nafsu makan dan kerap kali merasa haus. Beberapa juga merasa lelah setiap saat.

"Orang tersebut merasa lelah melulu, sampai-sampai enggan meninggalkan tempat tidur," kata Carol.

Perubahan tekanan darah, detak jantung, serta pernapasan akan membuat orang yang menyambut ajal merasakan sakit. Hal tersebut tergantung juga pada kondisi orang dan penyakit yang diidap.

Kebingungan, linglung, dan/atau halusinasi mungkin saja dialami seseorang yang tengah dekat dengan ajal.

Ilustrasi penderita koma. Foto: Shuttestock.

Beberapa jam sebelum ajal, biasanya suhu tubuh akan menurun. Orang tersebut sudah enggan makan, minum, juga tidak lagi buang hajat. Beberapa kasus, muncul bintik-bintik dan perubahan warna kulit. Misalnya, muncul warna ungu kebiruan di lutut, kaki, dan lengan.

Bila sudah mengalami ciri-cirinya, para ahli mengimbau agar keluarga senantiasa berada di samping orang tersebut. Terlebih bila kondisinya sakit berat. Pasalnya, buat orang yang menghadapi ajal, kehadiran keluarga di akhir hidup sangatlah penting.

"Boleh jadi mereka tak bisa menanggapi kala orang berbicara atau menyentuh. Meski mereka tidak menanggapi, mereka mungkin masih dapat merasakan atau mendengar dan merasa terhibur dengan kehadiran Anda," ujar Marie Curie Care Foundation. (bob)