Curhat Perempuan di Indekos Kerap Diteror Kiriman Paket Misterius Isi Sampah

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang perempuan yang menceritakan pengalamannya di indekos beberapa waktu belakangan ini menuai sorotan publik. Sebab, ia dan para penghuni lain diteror oleh kiriman paket misterius berisikan sampah.
Momen tersebut dibagikan Rona lewat akun @ronabakhita di TikTok, pada 17 Agustus 2021. Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, tampak Rona memperlihatkan sejumlah paket kiriman kurir.
Adapun dijelaskan olehnya, paket-paket tersebut tidak diketahui identitas dari pengirimnya dan terus berdatangan selama sebulan terakhir. Ketika dibuka, paket tersebut hanya berisikan sampah kertas.
“Dapat teror paket di kosan. Guys, minta tolong banget, ada yang pernah kayak gini enggak? Jadi kita dapet paketan banyak, yang ngirim enggak tau siapa, ini sudah sebulan. Tapi isinya... sampah!” kata akun pengunggah dalam keterangan videonya.
Dari video lain, diceritakan hawa paket tersebut awalnya datang dari 5 Juli 2021. Hanya, memang tak datang langsung dalam jumlah banyak, melainkan secara bertahap 1-2 buah per harinya.
Tidak ada satu nama penghuni yang menjadi penerima paket tersebut, hanya tertera alamat indekos. Lantaran tidak ada yang menerima, beberapa penghuni indekos memberanikan diri untuk membukanya. Didapati isinya sampah, berupa botol obat, kertas, hingga plastik.
Nomor telepon dan nama toko yang tertera pun tak bisa dihubungi, membuat para penghuni indekos waswas paket tersebut berhubungan dengan sindikat pencurian yang ingin mengetahui kondisi lingkungan.
Seketika unggahan tersebut viral, ditonton ratusan ribu kali dan ditanggapi oleh puluhan ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa heran dengan momen tersebut.
“Fake order kayaknya, buat naikin penjualan produk. Coba dilihatin nama toko, biar yang lain hati-hati beli di toko itu soalnya review fake order,” ujar akun @lfashionbranded.
“Kalau mau buang packing paket, jangan lupa nama, nomer hp, sama alamat, dirobek atau dicoret-coret dulu,” kata akun @omniphores.
“Orderan palsu. Antara dia mau naikin rating atau gesek tunai limit,” sebut akun @jangankeponghokeyy. (bob)
