Konten dari Pengguna

Dapat Internet Gratis 18 Tahun Lantaran Namain Anakanya dengan Merek Wi-Fi

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Ilustrasi ibu gendong bayi sambil internetan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi ibu gendong bayi sambil internetan. Foto: Shutterstock

Sepasang suami istri mendadak viral usai memutuskan memberi nama anaknya dengan merek perusahaan wi-fi. Sebagai gantinya, kedua orang tua tersebut mendapatkan layanan internet gratis selama 18 tahun.

Sebelumnya diketahui, kebanyakan orang percaya bahwa pemberian nama merupakan doa dari orang tua. Karena itu, para orang tua akan memilihkan nama terbaik yang sesuai harapan buat anaknya.

Mengutip Oddity Central, pasutri asal Swiss mengambil keputusan unik dengan menamai anak mereka dengan merek wi-fi. Semua bermula ketika keduanya melihat iklan di Facebook dari perusahaan wi-fi asal Swiss, Twifi.

Kala itu Twifi membuat sayembara, yakni kepada orang tua yang punya bayi baru lahir. Bila ada orang tua yang berani memberi anak mereka nama Twifus (bila laki-laki) atai Twifia (bila perempuan), maka akan dihadiahkan paket internet gratis selama 18 tahun.

Sayembara yang diadakan Twifi. (Foto: Twifi.ch)

Adapun orang tua yang berusia 30 dan 35 tahun tersebut merasa Twifia bukanlah nama yang buruk untuk anak perempuan mereka. Terlebih, mereka tergiur dengan ide bisa berhemat untuk keperluan dan tabungan anak bila mendapat wi-fi gratis 18 tahun.

“Makin lama saya memikirkannya, makin unik nama tersebut buat saya, dan itu kalanya saat itulah ketika namanya menjadi menarik,” ujar sang ayah..

Awalnya, ibunya dari anak tersebut tidak sepakat dengan ide suaminya, tapi lama kelamaan setuju juga. Keduanya pun resmi memutuskan anaknya bernama Twifia. Nantinya, merek dagang perusahaan wi-fi itu akan diletakkan sebagai nama tengah di akta kelahirannya.

“Ini anaknya dia juga (suami). Dan buat saya, nama Twifia juga bisa berarti koneksi, dalam konteksnya yakni ikatan selamanya. Banyak nama yang lebih buruk dari itu. Dan semakin lama kami mengatakan ‘Twifia‘, semakin ceria pula nama tersebut!” ungkap sang ibu.

Ilustrasi sinyal internet Wi-Fi. Foto: rawpixel via Pixabay

Hanya saja, pasangan asal Swiss tersebut tak ingin disebutkan identitasnya. Mereka merasa agak malu juga mengambil keputusan tersebut. Mereka juga tidak ingin pemberian nama anak mereka tersebut dikatakan sebagai keputusan tepat.

“Kami ingin tetap tidak dikenal oleh sekitar karena kami tak ingin melakukan pembenaran. Karena tuduhan menjual nama anak kami sangatlah menyakitkan. Kami juga sedikit malu,” kata orang tua bayi Twifia.

Bos Twifi, Philippe Fotsch, kemudian mengapresiasi keputusan pasangan tersebut. Ia berjanji akan memberikan internet gratis selama 18 tahun, bahkan bila perusahaannya bangkut sebelum 2038

“Ini masalah kehormatan,” kata Fotsch, kemudian mengatakan bahwa sayembara menamakan anak Twifus atau Twifia masih berjalan. (bob)

***

Ingin dapat dana pengembangan buat usaha kamu? Caranya kunjungi link di bawah ini:

embed from external kumparan