Hukuman yang Dapat Merusak Mental Pelakunya, Ubun-ubun Ditetesi Air Tanpa Henti

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

China dikenal sebagai negara yang masih menjalankan hukuman mati atau penyiksaan hingga kini. Meski begitu ada satu metode hukuman brutal yang terlihat sepele, namun sangat menyiksa.
Hukuman yang pernah diterapkan China itu dengan meneteskan air terus-menerus di atas kepala terdakwa selama puluhan jam.
Dikutip dari oddfeed, hukuman ini pertama kali diterapkan sekitar tahun 1500-an. Tepatnya sejak abad ke-16 muncul hukuman meneteskan air selama dua hari tanpa henti terhadap para pelaku kriminal di negeri tirai bambu itu.
Alhasil, hukuman itu membuat orang mengalami gangguan jiwa. Bagaimana tidak, batu saja, jika di atasnya ada air menetes yang terus menerus maka akan membuat permukannya terkikis dan berlubang.
Begitupun manusia, air yang menetes tanpa henti itu akan merusak mental orang yang dihukum. Air tersebut biasanya diteteskan pada bagian ubun-ubun, dahi, atau wajah dalam jangka waktu lama.
Proses tersebut membuat ketakutan dan kerusakan mental karena pola tetesan air yang juga tidak teratur. Belum lagi, sensasi air dingin yang ditimbulkannya juga menyebabkan kecemasan saat seseorang.
Hukuman ‘water torture’ di China itu biasanya menyasar para pelaku pemerkosaan. Tubuh pelaku biasanya akan diikat sehingga tidak dapat menghindari tetesan air.
Biasanya, dalam waktu 8 jam, tahanan mulai diserang kecemasan. Dalam 20 jam, dia akan mulai merasakan adanya lubang di titik air jatuh. Setelah 2 hari atau 48 jam, prosesnya dihentikan.
Hukuman itu diklaim bisa membuat pelaku kejahatan mengalami kerusakan mental sehingga dia tak sanggup lagi mengulangi kejahatannya.
Bentuk penyiksaan itu pertama kali didokumentasikan Hippolytus De Marsiliis di Italia pada ke-15 atau ke-16. Metode ini juga kerap dilakukan dalam proses interogasi.
Selain itu, metode hukuman penyiksaan ala China ini pernah ditayangkan di serial TV MythBusters.
Meski terbukti cukup efektif, mereka mencatat bahwa peralatan yang dipakailah yang membuat orang mengalami gangguan kejiwaan.
Selain itu ritme tetesan air yang tidak teratur juga menyiksa. Tubuh menjadi tidak siap merspons tetesan yang datang berikutnya.
Kisah hukuman ala China ini diposting oleh akun @hallofact di Instagram dan mendapat komentar beragam dari warganet.
“Pas ni hukuman buat yg pernah ngambil bansos,” kata @ardyan_pauls.
“Kita yang ketetesan air hujan akibat pantulan genteng aja sedikit berasa risih apa lagi ini yang disengaja dengan jangka waktu 2hari trus menerus ditambah perut kosong hanya bisa berbaring,” ungkap @berdampak_
“Ini mah merusak mental nya gara gara ga makan dan yg pasti susah tidur soalnya ada air netes,” seloroh @awn_. (ace)
