Konten dari Pengguna

Jangan Coba-coba Ganggu, 5 Induk Hewan yang Paling Menyayangi Anaknya

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Orang Utan Bersama Anaknya. (Foto: Instagram @tanjungputing)
zoom-in-whitePerbesar
Orang Utan Bersama Anaknya. (Foto: Instagram @tanjungputing)

Seperti manusia, hewan pun menyayangi keluarganya. Terutama induk hewan, ada yang mencurahkan rasa sayangnya sedemikian besar, bahkan bisa dibilang melebihi beberapa manusia.

Sebagai contohnya, orang utan. Mengutip Learning Liftoff, peneliti menyebut induk orang utan punya ikatan yang sangat intim dengan anggota keluarga, terutama dengan anaknya yang masih kecil.

Bisa seharian induk orang utan menempel dengan sang anak. Dari makan hingga tidur, ibu dan anak orang utan seakan tak terpisahkan. Bahkan, faktanya, induk orang utan bisa terus menggendong anaknya sampai berusia lima tahun.

Selain orang utan, ada setidaknya lima induk hewan lain yang paling menyayangi keluarga, terutama sang anak. Berangkat dari sana, berikut lima hewan tersebut.

1. Jerapah

Seekor Jerapah. Foto: Alexas_Fotos from Pixabay

Setelah melalui kehamilan 15 bulan, jerapah akan melahirkan bayi seberat 45-68 kg dengan tinggi 180 cm dalam kurang dari setengah jam. Induk jerapah biasanya akan langsung membantu agar anaknya bisa berjalan.

Seperti manusia, jerapah tak cukup tidur ketika baru punya anak. Mereka selalu siaga untuk melindungi diri dan anaknya. Bahkan, sehari jerapah bisa cuma tidur 30 menit seharian. Kini jerapah merupakan hewan yang dilindungi karena cuma ada kurang dari 100 ribu di dunia.

2. Gorila

Ilustrasi gorila di kebun binatang. Foto: Ken Bohn/San Diego Park via AP

Manusia dan gorila memiliki kesamaan DNA sampai 98 persen. Karenanya, tak heran jika induk gorila punya sifat yang cenderung mirip dengan ibu manusia. Sepanjang hidup, gorila bisa menghabiskan waktu bersama dengan keluarga kecil berisi ayah, ibu, dan anak.

Sebelum bayinya belajar jalan, kira-kira di usia 9 bulan, biasanya akan seharian digendong oleh sang induk. Disebutkan oleh peneliti, induk gorila sangat protektif, bahkan sampai rela mati demi sang anak. Kini gorila terancam punah akibat perburuan, habitat, dan penyakit.

3. Citah

Penampakan King Cheetah, Foto: commons.wikimedia.org

Kerap kali muncul ungkapan “bahkan harimau saja menyayangi anaknya.” Meski bukan harimau, citah yang masih satu kategori sebagai kucing besar disebut sebagai salah satu induk yang paling menyayangi anaknya.

Biasanya merupakan orang tua tunggal, induk citah merupakan pekerja keras yang membesarkan 1-8 anak di waktu bersamaan. Selain memberi makan, induk citah juga harus melindungi dari serangan singa, hyena, dan predator lain. Citah juga dikenal sebagai hewan yang rela mengadopsi anak citah lain. Kini citah pun merupakan hewan yang dilindungi.

4. Beruang kutub

Seekor beruang kutub jantan menunggu es laut kembali di Area Pengelolaan Margasatwa Churchill, Manitoba, Kanada. Foto: Gloria Dickie/Reuters

Pengorbanan besar diberikan ibu beruang kutub untuk melahirkan anak. Pertama, mereka harus menggemukkan diri sampai 181 kg agar fetus tidak terserap lagi ke dalam tubuh. Kemudian, induk beruang kutub tidak akan makan selama beberapa bulan untuk hiberasi sebelum melahirkan.

Anak yang dilahirkan pun kecil, tidak sampai 500 gram. Tak jarang induk beruang kutub bertaruh nyawa untuk merawat dan melindungi anaknya dari predator, bahkan selama tiga tahun sampai anaknya bisa mandiri. Seperti hewan-hewan lain dalam daftar, beruang kutub juga termasuk terancam punah.

5. Gajah

Ilustrasi gajah. Foto: ANTARA FOTO/Sofyan

Induk gajah bahkan memotivasi manusia dengan gayanya merawat anak, yakni dengan memfokuskan pada perlindungan dan pemberian semangat. Mereka juga terkenal berdedikasi pada keturunannya.

Seperti jerapah, induk gajah akan berguyub untuk merawat saling bantu menjaga anak-anak mereka. Merupakan hewan yang penuh kasih, induk gajah akan selalu dekat dan mengawasi anak-anaknya dengan ketat.

Menjemput anak bila bermain terlalu jauh, memandikan, merawat, hingga mengajarkan cara bertahan hidup menjadi bukti besarnya rasa sayang induk gajah kepada anaknya. Bahkan, induk dan anak gajah terus bersama sampai 16 tahun. Sayangnya, imbas habitat yang menyusut, gajah pun terancam punah. (bob)