Jatuh Cinta dengan Tempe, Bule Belajar Cara Bikin hingga Buka Warung di London

Membahas isu-isu yang lagi viral
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang bule yang berjualan tempe di London baru-baru ini sukses menuai sorotan publik. Sebab, mengaku menyukai tempe, bule tersebut berjualan makanan berbahan dasar kedelai tersebut sampai belajar cara membuatnya di Jawa.
Momen tersebut dibagikan akun @sasmitamc di TikTok pada Jumat (7/5/2021). Dalam video berdurasi 1 menit 13 detik tersebut memperlihatkan bule bernama William Michels yang menceritakan pengalamannya berjualan tempe.
Ia mengaku setiap hari datang pagi-pagi, membawa tenda berwarna hitam yang bertuliskan ‘Authentic Organic Indonesian Tempeh’, kemudian memasak hidangan khas Indonesia itu di London, Inggris.
“Sejak kerja di Jakarta 20 tahun lalu, saya ingat waktu pertama kali makan tempe itu di Kelapa Gading. 'Apa ini?!' saya lihat warna cokelat, makan, wah enak,” kata Michels.
Ia kemudian mengaku jatuh cinta dengan makanan yang terbuat dari fermentasi biji kedelai tersebut. Sejak saat itu, sehari-hari Michels mengaku makan tempe, biasanya yang diolah menjadi orek.
“Tujuh tahun di Indonesia, makan tempe terus setiap hari, di warung, biasa di warteg,” ujar pria yang sempat jadi guru bahasa inggris di Indonesia tersebut.
Ketika akhirnya memutuskan ingin berjualan, Michels ragu karena belum menemukan tempe dengan kualitas bagus di London. Ingin membuatnya sendiri tapi tak tahu caranya, alhasil Michels pergi ke pabrik tempe di Jawa untuk mempelajarinya.
“Saya pikir harus membuat tempe yang bagus, tapi gak tahu gimana. Saya ke Jawa, ke Malang, ke Blitar, ke Jogja, ke Bandung, banyak pabrik tempe, belajar di situ. Habis itu saya balik ke sini (London),” ungkap Michels.
Kini unggahan tersebut pun viral, ditonton hingga lebih dari 1,7 juta kali dan disukai oleh lebih dari 190 ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa salut dengan bule tersebut.
“Contohlah bule ini. Dia membuat tempe sendiri tapi tetap mengaku ini produk Indo. Gak kayak tetangga sebelah, klaim terus punya kita,” kata akun @diiiiiiiiiil.
“Bulenya studi banding ke Indonesia, lalu dipraktikkan ke negaranya. Lah kita, studi banding ke luar negeri malah beli cinderamata, bukan ilmu yang didapat,” sebut akun @joe_yudha.
“Bule aja suka tempe kenapa kita gengsi makan tempe,” ujar akun @user3184383835908. (bob)
