Konten dari Pengguna

Kalimat Terakhir Einsten yang Hingga Kini Masih Jadi Misteri

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Albert Einstein. (Foto: ParentRap via Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Albert Einstein. (Foto: ParentRap via Pixabay)

Albert Einsten menjadi salah satu ilmuwan paling berpengaruh pada abad ke-20. Namun di balik cerita kehidupan dan kejeniusannya, ada satu yang masih misteri, yakni kata-kata terakhir pada detik-detik kematiannya.

Einstein lahir pada 14 Maret 1879 di Ulm, Jerman. Ia seperti dilahirkan untuk mengubah dunia. Banyak penemuannya yang mempengaruhi kehidupan.

Ada beberapa penemuan Einstein yang terkenal, yakni teori relativitas khusus, teori relativitas khusus, hingga teori kesetaraan massa energi. Semua teori-teori dan penemuan-penemuan itu sampai saat ini masih digunakan baik itu oleh seseorang yang baru terjun ke dunia fisika ataupun seorang ilmuwan fisika.

Dihimpun berbagai sumber, salah satu penemuan dunia yang mengubah kehidupan menggunakan teori Einstein adalah pembuatan bom atom pertama. Bom atom itu yang kemudian digunakan Amerika Serikat untuk menyerang Hiroshima dan Nagasaki.

Robert Oppenheimer, yang membuat bom atom itu menggunakan metode tentang pembelahan yang terjadi pada atom-atom uranium. Metode ini sangat mirip dengan apa yang ditemukan Einstein tentang zat yang dapat diubah menjadi energi.

Meski demikian, ketika bom atom itu dibuat pada Agustus 1939, Einstein sangat berharap bahwa pembuatan bom atom itu digunakan sebagai senjata yang bertujuan untuk menghindari atau mencegah serangan musuh, bukan sebaliknya untuk mengalahkan musuh. Eistein menyatakan itu karena tahu daya ledak pada bom atom sangat besar.

Selain penemuan-penemuan, Einstein juga beberapa kali mendapat penghargaan karena kejeniusannya. Mulai dari nobel di bidang fisika hingga gelar doktor kehormatan dari berbagai universitas dan lembaga.

Dikutip dari Commonplace Fun Facts, Einstein sendiri meninggal dunia pada 18 April 1955. Einstein mengalami pendarahan dalam akibat pecahnya aneurisma aorta perut. Pada 1948 Eisntein sempat menjalani operasi untuk memperkuat aorta tersebut.

Dia mendapat perawatan di Rumah Sakit Princeton, New Jersey, AS, pada 17 April 1955. Keesokan paginya, Einstein merasa kematiannya semakin dekat ketika aorta perutnya pecah dan pendarahan. Dia sempat mengucapkan kata-kata terakhirnya.

Satu-satunya saksi atas kata-katanya dalam kondisi sekarat adalah perawat yang ada di samping tempat tidurnya. Einstein mengucapkan kalimat terakhirnya dalam bahasa Jerman.

Namun sebaris kalimat terakhir itu masih menjadi misteri karena perawat yang ada di dekatnya tak mengerti bahasa Jerman. (ace)