Konten dari Pengguna

Kata Orang Mandi Saat Tubuh Masih Berkeringat Bisa Sebabkan Panu, Benarkah?

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mandi, Foto: Dok. Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mandi, Foto: Dok. Shutterstock

'Jangan mandi saat badan masih berkeringat, loh, nanti panuan'. Mungkin pernyataan ini sering kita dengar dari orang tua hingga teman yang menyarankan agar tidak mandi saat tubuh tengah berkeringat usai berolahraga dan sebagainya.

Nah, selama bertahun-tahun mempercayai anggapan tersebut, apa iya hal itu benar terjadi jika kita mandi saat berkeringat akan menimbulkan penyakit panu? Atau bagaimana penjelasannya secara ilmiah?

Untuk itu, kamu harus membaca artikel ini sangat jeli yang dirangkum dari berbagai sumber dan menurut para pakar kesehatan hingga dokter.

Penyakit Panu Tidak Disebabkan karena Mandi saat Berkeringat

Panu merupakan sebuah penyakit dari infeksi jamur terhadap kulit yang disebabkan oleh malassezia. Ini merupakan jamur yang kerap menyerang kulit manusia hingga menyebabkan gangguan pigmen pada kulit dan menimbulkan bercak/bentol kecil di permukaan kulit.

Ilustrasi penyakit panu. Foto: shutterstock

Nah, penyakit ini disebutkan muncul karena sistem perubahan tubuh dan hormon. Tidak hanya itu, kebiasaan buruk menjadi faktor utama mengapa seseorang bisa menderita penyakit panu, mulai dari jarang mandi, malas ganti pakaian, hingga memakai produk kosmetik yang mengandung banyak minyak.

Menurut para ahli, ketiga inilah yang membuat penyakit panu menyerang kulit kita karena jamur kerap muncul hingga tumbuh jika melakukan kebiasaan hal-tersebut. Selain itu, faktor pakaian juga dianggap bisa mempengaruhi munculnya penyakit panu.

Disebutkan, pakaian yang tidak menyerap keringat dan sangat ketat bakal membuat peredaran udara tidak berjalan dengan baik hingga menyebabkan kulit menjadi lembab dan berujung bakal memunculkan jamur.

Mandi Saat Berkeringat Baik Bagi Kulit

Perlu kamu ketahui, mandi saat berkeringat ternyata baik bagi tubuh terutama kulit. Pasalnya, keringat yang menempel akan otomatis hilang dari kulit.

Ilustrasi mandi. Foto. dok. surachetsh (Unsplash.com)

Selain itu, kelembapan kulit juga menjadi lebih berkurang hingga mengurangi risiko pertumbuhan jamur di kulit.

Tidak hanya itu saja, kotoran yang juga menempel di kulit bakal hilang ketika kita mandi. Nah, hal inilah yang menyebabkan jamur atau bakteri tidak akan bertahan di kulit dengan lama hingga menghindari munculnya penyakit panu.

Sesuaikan dengan Kenyamanan

Meski disebut tidak menyebabkan penyakit panu, namun kamu harus memahami kenyamanan melakukan hal tersebut. Sebab, tidak semua orang merasa nyaman mandi saat tubuh berkeringat.

Ilustrasi anak mandi. Foto: Thinkstock

Apalagi, kamu juga harus mengetahui tentang kesensitifan kulit masing-masing ketika mandi saat tubuh berkeringat.

Nah, jika tidak ingin melakukannya, sebaiknya kamu mengeringkan keringat terlebih dulu sebelum mandi. Ditambah, memilih sabun juga dianggap penting agar terhindar dari penyakit-penyakit kulit termasuk panu.

Disebutkan, setiap orang harus menyesuaikan jenis sabun yang cocok untuk kulit masing-masing. Biasanya, hal-hal ini dinilai bisa mempengaruhi kenyamanan ketika mandi hingga membuat orang tersebut memikirkan penyakit-penyakit aneh.

Itulah fakta tentang mandi saat berkeringat yang disebut menyebabkan penyakit panu adalah hal keliru atau hoaks. (fre)