Katanya Hapus Foto Profil Menandakan Orang Lagi Banyak Masalah, Benarkah?

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menghapus foto profil pada akun media sosial kerap dianggap merupakan orang yang tengah dilanda banyak masalah. Bahkan, ada yang sampai menyebut mereka tengah terdampak gangguan mental hingga menarik diri dari dunia maya termasuk menghapus foto profil.
Hal-hal seperti ini tentu sering kita lihat di media sosial. Apalagi, banyak pengguna tiba-tiba menghapus foto profil pribadinya dengan alasan tersebut.
Lalu, apakah benar cara tersebut menandakan orang tengah dirundung masalah? Berikut penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Adanya Pergolakan Hati
Dari kacamata psikologi, orang yang sering menghapus foto profil media sosial dianggap cenderung meengalami masalah. Sebab, ketika melihat foto yang tengah bahagia di akun media sosial pribadi dinilai menimbulkan pergolakan hati.
Dengan begitu, agar tidak mengingat hal tersebut, orang biasanya menghapus foto profil mereka yaang acap kali memiliki kenangan. Ditambah, hal itu dianggap akan mengganggu mental ketika dirundung masalah.
Artinya, orang tersebut dinilai ingin lebih fokus menghadapi masalah yang tengah dialaminya. Apalagi, dengan menatap foto itu juga dianggap akan menimbulkan ketidaknyamanan. Ya, ujung-ujungnya lebih baik dihapus.
Menarik Diri Sejenak dari Media Sosial
Umumnya, orang yang aktif di media sosial sering memamerkan gaya hidup serta aktivitas kesehariannya. Namun, ketika mengalami masalah, hal-hal tersebut dianggap bakal dikurangi hingga menarik diri atau rehat dari media sosial.
Salah satu cara rehat dari dunia maya yakni menghapus foto profil. Pasalnya, dengan menghilangkan foto profil cenderung dianggap lebih nyaman dilihat ketika mengalami masalah. Apalagi, banyak orang tidak ingin identitas pribadi terkhusus wajah dilihat orang saat terbebani banyak masalah.
Terlebih, para pengikut di media sosial yang biasanya teman hingga rekan kerja juga dianggap menjadi penyebab foto profil dihapus. Sebab, rata-rata orang merasa terganggu melihat fotonya sendiri saat mengalami masalah berat.
Suasana Hati Tidak Menentu
Suasana hati ketika dirundung masalah dianggap tidak menentu. Bahkan, banyak orang bisa menghentikan kebiasaan mereka saat mengalami masalah berat. Mulai dari menghapus foto profil hingga momen-momen di media sosial.
Hal ini dianggap lumrah terjadi lantaran ketika mengalami masalah berat maka suasana hati juga dianggap tidak bisa ditebak atau berubah. Dari sinilah muncul pergolakan hati melihat foto-foto bahagia di media sosial hingga kemudian menghapusnya agar merasa lebih nyaman.
Tak ayal, menghapus foto profil dianggap salah satu hal yang membuat suasana hati terobati ketika mengalami masalah. Apalagi, di era saat ini, banyak orang mengalami gangguan mental karena melihat foto momen bahagianya di media sosial ketika dirundung masalah berat.
Begitulah 3 fakta orang menghapus foto profil di media sosial dari kacamata psikologi. Gimana, kamu termasuk golongan ini nggak, gaes? (fre)
