Kenapa Huruf K di Belakang Angka Harga Dibaca Ribu? Begini Asal Usulnya

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu kerap menemui harga barang atau makanan yang di belakang angkanya ditulis huruf K? Huruf K di belakang nominal harga itu biasa dibica ribu.
Namun, pernah kamu berpikir kenapa huruf K tersebut dibaca ribu? Kalau singkatan ribu kenapa tidak diwakili huruf R?
Ternyata, huruf K yang ada di belakang nominal harga itu merupakan singkatan dari bahasa Yunani chilioi atau kilo yang berarti ribuan yang digunakan untuk menyatakan banyak atau jamak.
Kilo digunakan sebagai unit pengukuran dalam sistem Satuan International atau SI (system international d'unites). Seperti halnya dalam penulisan jarak, 1 kilometer sama dengan 1.000 meter. Pun dengan dalam satuan berat, 1 kilogram sama dengan 1.000 gram.
Meski singkatan itu berasal dari bahasa Yunani, namun negara Prancis menjadi pertama yang menggunakannya dalam penulisan harga. Penggunaan huruf K sebagai singkatan untuk menyebutkan ribu dimulai setidaknya sejak pertengahan tahun 1940-an.
Dalam penulisan harga, IDR 1K sama halnya dengan Rp1.000, 10K sama dengan Rp10.000, 100K sama dengan Rp100.000, dan seterusnya. Sementara IDR sendiri merupakan singkatan dari Indonesian Rupiah atau Rupiah Indonesia yang kode resminya mengacu pada standar internasional ISO 4217.
Terlepas dari sejarah huruf K di belakang angka untuk menyebut ribu, penggunaannya tanpa disadari lebih memudahkan dalam penulisan yang lebih singkat dan menarik. Dengan begitu, orang tidak susah lagi menghitung jumlah angka nol dalam daftar harga.
Saat ini banyak orang yang mulai menggunakan huruf K dalam menuliskan daftar harga, entah itu di warung, pedagang kaki lima, hingga toko online.
Tak hanya menunjukkan harga, satuan huruf K rupanya juga dipakai dalam istilah teknologi. Salah satunya dipakai untuk menunjukkan resolusi gambar seperti 2K yang berarti 2.560 x 1.44o dan 4K berarti 3.840 x 2.160 dalam satuan pixel.
Itulah sejarah penggunaan huruf K dalam nominal harga dan akhirnya digunakan hingga saat ini. Nah, bagaimana kamu sudah tahu kan sejarah huruf K tersebut yang sering ditemui di label harga setiap barang, makanan, dan minuman? (fre)
