Konten dari Pengguna

Kenapa Suhu di Gunung Lebih Dingin Padahal Lebih Dekat dengan Matahari?

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Padang rumput sebelum puncak Gunung Ungaran. (Foto: Muhammad Naufal/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Padang rumput sebelum puncak Gunung Ungaran. (Foto: Muhammad Naufal/kumparan)

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa daerah pegunungan atau di gunung suhunya lebih dingin padahal lebih dekat dengan matahari? Sementara di dataran rendah seperti pantai justru lebih panas dibandingkan pegunungan padahal jaraknya lebih jauh dengan matahari.

Ternyata pertanyaan tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

Faktor Tekanan Udara

Ilustrasi matahari. Foto: (Ainsley Myles) by Unsplash.com

Jika kamu masih mengingat pelajaran fisika atau geografi di SMP atau SMA, disebutkan semakin tinggi permukaan bumi maka semakin turun juga tekanan udaranya. Sebab molekul udara bergerak lebih lambat sehingga tidak adanya tabrakan antar-molekul udara.

Berbeda dengan di dataran rendah atau perkotaan karena begitu banyaknya molekul udara bergerak cepat dan saling bertabrakan sehingga menyebabkan suhu panas.

Gravitasi

Ilustrasi Gravitasi. Foto: Alexantropov86 by https://pixabay.com.

Hukum gravitasi juga menjadi faktor suhu dingin di daerah pegunungan. Hukum gravitasi menyebutkan makin jauh suatu tempat atau daerah dari pusat bumi maka akan mempengaruhi tarikan gravitasi sehingga tarikannya semakin melemah.

Artinya, semakin jauh dari pusat bumi, maka semakin sedikit udara. Udara yang sedikit membuat tekanan udara mengecil. Semakin kecil tekanan udara, maka pergesekan anta-rmolekul udara pun semakin minim sehingga suhu udaranya dingin.

Nah, itulah alasan kenapa suhu di daerah pegunungan lebih dingin meski jaraknya lebih dekat dengan matahari. (fre)