Konten dari Pengguna

Kisah Perjuangan Remaja Asal Garut Cari Kembarannya yang Terpisah Sejak Lahir

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi kembar yang kemudian terpisah setelah diadopsi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi kembar yang kemudian terpisah setelah diadopsi. Foto: Shutterstock

Nabilla Jovanka, seorang remaja asal Garut, Jawa Barat, tak ada henti-hentinya mencari saudara kembarnya. Berbagai cara pun ia lakukan demi bertemu kembarannya yang terpisah sejak lahir. Kini usianya telah menginjak 19 tahun.

Salah usaha yang ia tempuh yaitu dengan menuliskan perjuangannya mencari saudara kembarnya melalui Twitter. Ia berharap, banyak warganet yang turut membantu menyebar-luaskan hingga sampai kepada kembarannya. Kisah tersebut ia bagikan di Twitter, Minggu (5/7).

Dalam cuitannya, remaja akhir berusia 19 tahun itu mengaku terpisah dengan kembarannya lantaran dirinya diadopsi oleh keluarganya saat ini. Sementara kembarannya juga diadopsi oleh keluarga lain yang kabarnya merupakan orang Medan. Namun, ia tidak tahu pasti identitasnya.

"Aku lagi nyari kembaranku yang kepisah 19 tahun lalu. Aku lahir tanggal 30 Juni 2001. Kalau kalian punya kenalan atau teman atau saudara yang mukanya mirip sama aku, plis kasih tau karena itu bakal membantu banget," tulis Nabilla.

Kepada tim Berita Viral, Selasa (7/7), Nabilla menceritakan, jumlah anak dari ibu kandungnya saat itu sudah banyak. Merasa tidak sanggup membiayai anak-anaknya, sang ibu akhirnya mengiklaskan Nabilla dan kembarannya diadopsi orang lain.

Ilutrasi bayi terpisah dengan kembarannya setelah diadopsi keluarga berbeda. Foto: Shutterstock

Namun, hal tersebut justru membuat keduanya akhirnya terpisah. Pasalnya, keduanya diadopsi oleh keluarga yang berbeda saat baru lahir sehingga terpisah hingga kini.

"Jadi tuh aku diadopsi karena mamaku ngerasa gak sanggup biayain hidup kita. Sebab, posisinya waktu itu anaknya udah banyak banget," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia menceritakan sang ibu saat itu sudah cerai bercerai saat melahirkan bayi kembar, Nabilla dan kembarannya. Ia berasumsi, sang ibu waktu itu tidak sadar dirinya tengah mengandung saat cerai. Baru ibunya menyadari dirinya tengah hamil setelah bercerai.

Mulanya, sang ibu Nabilla yang merawatnya saat ini, sempat ditawari temannya yang juga teman ibu kandungnya, untuk adosi anak kembar tersebut. Namun, ia takut tidak sanggup membiayai keduanya sehingga hanya mengadopsi satu saja, yaitu Nabilla. Sementara kembarannya diadopsi oleh salah satu keluarga dari Medan.

Ilustrasi adopsi anak. Foto: pixabay

"Tadinya mami aku ditawari 'Mau gak ambil dua-duanya?' Tapi, mami aku takut biayainnya. Makanya cuma aku aja yang diambil. Nah, kembaran aku diambil sama orang Chinese Medan," imbuh Nabilla.

Nabilla mengaku hingga kini dirinya berusia 19 tahun belum pernah bertemu dengan keluarga kandungnya. Namun, dari informasi yang ia dapat, sang ibu saat ini tinggal di Bali, sementara sang ayah kini tinggal di Surabaya. Ia pun hingga kini belum mengetahui nama dan wajah saudara kembarnya.

"Aku gak tau nama kembaran aku. Bisa jadi kembaranku ini non-muslim," lanjutnya.

Nabilla berharap dengan membuat thread di Twitter, ia bisa bertemu dengan kembarannya. Sebab, berbagai cara telah ia lakukan untuk bisa bertemu dengan saudara kembarnya yang terpisah selama 19 tahun sejak lahir.

Banyak warganet turut memberikan semangat kepada Nabilla. Banyak dari mereka mendoakan remaja perempuan asal Garut tersebut agar segera dipertemukan dengan kembarannya. Bahkan, unggahan tersebut puntelah di-retwet hingga lebih 12 ribu kali demi membantu Nabilla bertemu kembarannya. (zhd)