Konten dari Pengguna

Ngeri, Ini 5 Jalur Kereta Api Paling Berbahaya di Dunia

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Argo Gede melewati Jembatan Besi Cikurutug. (Foto: Lets Travel More)
zoom-in-whitePerbesar
Argo Gede melewati Jembatan Besi Cikurutug. (Foto: Lets Travel More)

Kereta kerap kali dinilai sebagai metode transportasi jarak jauh paling aman. Namun, ada kalanya naik kereta juga berbahaya, mulai dari rute yang dilalui hingga kemungkinan terjadi kejahatan akibat tingginya tingkat kriminalitas.

Salah satu yang paling terkenal, mengutip dari Orange Smile, adalah Argo Gede dengan rute Bandung-Jakarta, Indonesia. Seketika pemandangan menenangkan perkebunan teh nan luas berubah ketika mulai melintasi jembatan besi tinggi Cikurutug.

Perjalanan melintasi jembatan Cikurutug bisa dibilang menegangkan karena tidak dipagari sama sekali. Tak ayal beberapa penumpang tak berani melihat ke luar jendela ketika di bagian rel tersebut.

Meski keamanannya diperdebatkan desainer modern, data kecelakaan yang terjadi justru berkata sebaliknya. Terakhir kali, kecelakaan besar di jembatan Cikurutug terjadi pada 2002 silam ketika bagian kereta tergelincir. Ajaibnya, tak ada korban jiwa.

Nah, mengutip dari Railway Technology, masih ada lagi jalur-jalur kereta api yang paling berbahaya di dunia. Berangkat dari sana, berikut lima di antaranya.

Rute Minami Aso, Jepang

Minami-Aso, Jepang. (Foto: Lets Travel More)

Jepang sangat terkenal dengan kereta apinya. Meski begitu, tetap ada jalur kereta api yang berbahaya di Jepang, yakni rute Minami-Aso. Sebab, perjalanan tersebut harus melalui Gunung Aso di wilayah selatan Kumamoto, salah satu gunung berapi paling aktif di jepang.

Bagian trek yang mayoritas melalui jembatan besi tinggi dan rapuh, sempat rusak ketika gempa bumi Kumamoto pada 2016 silam. Penggunaan rute ini pun sangat berkurang sejak itu. Ketidakpastian letusan gunung berapi membuatnya jadi sangat berbahaya.

Rute Trans-Andean, The Devil's Nose, Ekuador

The Devil's Nose di Ekuador. (Foto: Ecuador Rail)

Jalurnya sempit dan berada di antara pegunungan di Ekuador, itulah The Devil’s Nose. Rute Trans-Andean itu dinamakan demikian karena terletak di dekat desa kecil Alausi yang memiliki dinding hampir tegak lurus, menghalangi jalan mulus kereta.

Guna mengatasi masalah, pemerintah membangun rel zigzag yang mendaki lebih dari 500 meter dalam jarak kurang dari 12 km. Lintasan itu menjadi salah satu prestasi paling mengesankan juga sekaligus berbahaya di Amerika Selatan.

Tren a las Nubes, Argentina

Tren A Las Nubes, Argentina. (Foto: Lets Travel More)

Rute sepanjang 217 km yang menghubungkan kota Salta di Argentina ke Polvorillo Chili, disebut Tren a las nubes, dibuka pada 1948 silam usai nyaris 27 tahun pembangunan. Kini, jalur tersebut digunakan untuk tujuan pariwisata.

Sepanjang rute tersebut, kereta melintasi 29 jembatan, 21 terowongan, dan 13 jembatan. Kereta-kereta itu juga selalu berada 4.200 meter di atas permukaan laut ketika melintasi pemandangan indah termasuk Andes.

Kereta Api di Meksiko

Kereta di Veracruz, Meksiko. (Foto: Mexico Daily)

Rute kereta di Meksiko kebanyakan terdampak oleh tingkat kejahatan yang tinggi. Situasi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan justru cenderung bertambah parah seiring bertambahnya waktu.

Data terbaru, perampokan kereta barang meningkat hingga 475 persen pada 2917 dengan 720 di antaranya terjadi hanya dalam kurun tiga bulan. Kota Veracruz jadi tempat paling marak kejahatan, dengan 276 perampokan pada 2917.

Salah satu kasus terparah adalah ketika kelompok kriminal membongkar sebagian rel untuk menghentikan kereta. Operator kereta api terbesar di Meksiko, Ferromex, sampai mengeklaim sedang mempertimbangkan meminta Sekretariat Komunikasi dan Transportasi menanggung layanan kereta api yang mengangkut bahan berbahaya.

Kereta Api di India

Kereta Api di India. (Foto: Lets Travel More)

Jalur kereta api kerap jadi pemberitaan di India. Sebab, rutenya berbahaya sampai penumpang takut dilecehkan atau dibunuh. Data Polisi Lintasan Kereta Api Mumbai, angka kematian melibatkan kereta mencapai 38.000 orang per 2007-2017 atau 9 per hari.

Selain kriminalitas, Rute Chennai-Rameswaram menjadi salah satu yang paling berbahaya di India. Jembatan sepanjang 2,3 km yang dibangun di dasar laut pada tahun 1914 itu bahaya karena kadang air laut menguap sampai atas.

Angin puyuh kuat yang suka datang dari laut juga kerap kali membahayakan proses kereta melakukan penyeberangan. (bob)