Penemuan Siput Terkuat, Hidup di Dalam Lubang Vulkanik Bersuhu 750 Derajat

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selama ini siput identik sebagai hewan yang hidup di wilayah perairan seperti sungai dan juga area persawahan. Namun ada satu spesies siput yang ditemukan mampu hidup di lubang vulkanik dengan suhu yang super panas.
Penemuan tersebut diungkap oleh para ilmuwan dari Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong (HKUST), dikutip dari Mirror.
Spesies ini telah ditemukan di kedalaman sekitar 2400 – 2800 meter di Samudera Hindia yang merupakan area vulkanik bawah laut.
Yang membedakan siput gunung berapi dengan siput pada umumnya adalah bentuk lapisan kaki serta cangkang nya. Siput vulkanik memiliki cangkang super keras bak baju zirah, pakaian yang terbuat dari besi yang biasa dikenakan oleh prajurit zaman dahulu.
Lapisan cangkang yang tersusun dari besi tersebut memungkinkan siput hidup di habitatnya yang memiliki suhu panas mencapai 750 derajat celsius.
Dr Sun Jin, salah satu tim peneliti mengatakan siput itu memiliki protein toleransi logam dan menunjukkan peningkatan 27 kali lipat dalam populasi dengan mineralisasi besi sulfida.
Protein ini berfungsi untuk meningkatkan toleransi terhadap mineralisasi besi sulfida ion logam saat lahar panas mengalir.
Selain memiliki cangkang besi, pada siput gunung berapi terdapat sisik yang juga terbuat zat-zat penyusun bahan berupa besi yang berfungsi untuk melindungi tubuh siput dari suhu panas.
Walaupun secara fisik memiliki keunikan yang jauh berbeda dengan jenis siput bahkan hewan lain, genetika siput vulkanik tersebut memiliki gen yang juga terdapat pada moluska (hewan invertebrata) lain seperti cumi-cumi dan tiram mutiara. (ace)
