Perusahaan China Tunjuk Robot Virtual Sebagai CEO Perusahaan

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
30 September 2022 9:53
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Public Relation from Freepik.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Public Relation from Freepik.
ADVERTISEMENT
Sebuah perusahaan metaverse di China bernama NetDragon Websoft baru-baru ini mengambil langkah tak biasa nan berani dengan menunjuk robot sebagai chief executive officer (CEO) alias pemimpin perusahaan.
ADVERTISEMENT
Mengutip Oddity Central, CEO robot dengan kecerdasan buatan itu diberi nama Ms Tang Yu. Disebutkan, Tang Yu akan berada di garda terdepan departemen organisasi dan efisiensi guna mengawasi operasi perusahaan senilai nyaris 10 miliar dolar AS atau setara Rp148,4 triliun tersebut.
Keputusan itu ditengarai kepercayaan Dewan NetDragon Websoft terhadap teknologi, menilai kecerdasan buatan sebagai masa depan manajemen perusahaan. Penunjukan Tang Yu tak lain sebagai komitmen simbolis merangkul AI dan mengubah cara berbisnis.
Ilustrasi teknologi dengan kecerdasan buatan (AI). Foto: TZIDO SUN/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknologi dengan kecerdasan buatan (AI). Foto: TZIDO SUN/Shutterstock
“Tang Yu bakal mengerucutkan alur proses, memaksimalkan tugas kerja, serta kecepatan eksekusi," ujar NetDragon Websoft.
Nantinya, Tang Yu juga bakal difungsikan sebagai pusat data real-time atau langsung, juga alat analisis guna mendukung pengambilan keputusan rasional dalam operasi sehari-hari, serta memungkinkan sistem manajemen risiko lebih efektif.
ADVERTISEMENT
“Selain itu, Tang Yu diharapkan memainkan peran penting dalam pengembangan bakat dan memastikan tempat kerja yang adil dan efisien untuk semua karyawan,” kata NetDragon Websoft mengenai robot tersebut.
Foto: unsplash.com/Arseny Togulev
zoom-in-whitePerbesar
Foto: unsplash.com/Arseny Togulev
Nantinya, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi itu berencana memperluas algoritma yang sekarang sehingga Tang Yu jadi membuat model manajemen sangat transparan ketika NetDragon Websoft berubah jadi "komunitas kerja berbasis metaverse".
Diketahui, NetDragon Websoft sendiri merupakan salah satu perusahaan pengembang video game yang namanya cukup dihormati di China. Tidak ada informasi lagi soal CEO AI tersebut, tapi kini telah menjadi sorotan dan memicu debat di media sosial karena dianggap mengambil alih pekerjaan manusia.
Menariknya, pada 2017, pengusaha sukses Jack Ma sempat memprediksi hal tersebut pada 30 tahun silam. Nampaknya, kini jadi waktunya perusahaan mulai mengganti CEO dengan robot. (bob)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·