News
·
18 November 2020 14:32

Seniman Lebanon Bikin Patung Simbol Harapan dari Puing-puing Ledakan Beirut

Konten ini diproduksi oleh Berita Viral
Seniman Lebanon Bikin Patung Simbol Harapan dari Puing-puing Ledakan Beirut (562220)
Seniman buat patung dari puing bekas ledakan di Beirut, Lebanon. (Foto: Mohamed Azakir/REUTERS)
Sebuah patung perempuan setinggi hampir 3 meter dibuat oleh seniman asal Lebanon, Hayat Nazer, menggunakan puing-puing bekas ledakan di Beirut. Disebutkan Nazer, patung tersebut dibuat guna melambangkan harapan bangkit untuk kota Beirut.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya diketahui, pada 4 Agustus 2020 lalu, ledakan dahsyat berkekuatan setara 3,3 magnitudo dengan jarak 200 km terjadi di Beirut, Lebanon. Ledakan tersebut menghancurkan sejumlah bangunan, menewaskan 200 orang, dan melukai 6 ribu orang.
Kini nyaris empat bulan berlalu, seorang seniman Lebanon bernama Hayat Nazer membuat patung perempuan tak bernama dari bekas pecahan kaca dan puing-puing rumah warga yang hancur, melambangkan harapan akan kebangkitan.
“Bila kamu melihat patungnya, satu kakinya berdiri, tangannya tampak menyerah, ada luka-luka di wajah, rambut yang terbang, dan jam di sisinya, seakan ledakan masih terjadi,” kata Nazer menjelaskan karyanya kepada Reuters.
Seniman Lebanon Bikin Patung Simbol Harapan dari Puing-puing Ledakan Beirut (562221)
Patung di Beirut dan pembuatnya. (Foto: @hayat_nazer_v/Instagram)
Satu sisi patungnya seakan menggambarkan kesedihan, menggambarkan peristiwa mengerikan yang sempat menimpa mereka. Lalu, di sisi sebelahnya, disebut Nazer, merupakan harapan bangkit.
ADVERTISEMENT
“Namun, tangan dan kaki lainnya, sudah condong seperti ingin mulai berjalan dan tangannya terangkat, seakan ingin terus lanjut, tetap melaju, dan bangkit dari puing. Dan ini adalah kenyataan, kenyataan kami, ungkap seniman tersebut.
Ledakan dahsyat tersebut turut berimbas pada krisis ekonomi yang terjadi di Lebanon. Hingga 300 ribu orang kini tak punya tempat tinggal, semakin parah pula krisis finansial Lebanon, terburuk sejak era perang saudara 1975-1990.
Hanya saja, Nazer percaya orang-orang Lebanon tangguh. Ia mengatakan, buat orang-orang terdampak ledakan yang melihat patung buatannya, diharapkan bisa menarik kekuatan dan bisa terus maju ke depan.
Adapun sejatinya Nazer telah memulai membuat patung perempuan itu sejak sebelum ledakan terjadi. Namun, ia berhenti sejenak untuk membantu para relawan membersihkan rumah-rumah dan hotel.
ADVERTISEMENT
Malamnya, ia kembali ke patung dan menggunakan pecahan dari kaca dan kepingan metal, perlahan ia melanjutkan karyanya. Perempuan berusia 33 tahun itu melihat Beirut seperti seorang perempuan, yang meski begitu terluka, tetap kuat.
“Saya rasa Beirut adalah perempuan, yang mana meski disakiti, tetap sangat kuat,” kata Nazer..
Foto karyanya pun kini viral. Ia mengaku membuat karya tersebut terinspirasi penyanyi Lebanon, Majida El Roumi. Mengenai tak ingin memberinya nama, buat Nazer, akan lebih baik bila publik yang menamainya. (bob)