Konten dari Pengguna

Tolak Ide Bikin Facebook, Kisah Teman Sekamar Zuckerberg Gagal Jadi Miliuner

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Joe Green, teman sekamar Mark Zuckerberg yang menolak ide pembangunan Facebook.
zoom-in-whitePerbesar
Joe Green, teman sekamar Mark Zuckerberg yang menolak ide pembangunan Facebook.

Joe Green adalah teman sekamar Mark Zuckerberg kala masih menjadi mahasiswa di Universitas Harvard. Zuckerberg kini sudah menjadi bos sekaligus pemilik media sosial raksasa dunia Facebook.

Joe mungkin sekarang menyesal karena gagal menjadi orang super kaya seperti Zuckerberg. Pasalnya dia menolak ide Zuckerberg yang sempat mengajak Joe untuk bersama membangun Facebook dari awal.

Zuckerberg memang total mengembangkan Facebook, sampai-sampai ia rela meninggalkan bangku kuliah alias drop out (DO).

Namun setelah berbagai pertimbangan, Joe kala itu memutuskan menolak ajakan Zuckerberg meski diiming-imingi saham.

Ia juga minta saran ayahnya yang memintanya tetap melanjutkan kuliah. Terlebih lagi, proyek mereka sebelumnya, Facemash, menuai kegagalan sehingga Joe pun pesimis.

Mengutip Insider, Joe bercerita bahwa ayahnya yang merupakan seorang profesor tidak senang mendengar kabar tersebut, apalagi kalau harus sampai DO dari kampus.

Akhirnya, ia kini hanya bisa menyaksikan sukses besar Zuckerberg. Zucerberg saat ini masuk dalam orang terkaya dunia yang bisa saja terjadi dengan Joe kalau dulu tidak menolak Zuck.

Tapi bukan berarti Green rugi total. Sejauh ini ia dikatakan masih memiliki saham di Facebook, meskipun jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan jika ia dulu bergabung.

Meski tidak sekaya Zuckerberg, Joe tetap cukup sukses menjalankan usahanya. Ia adalah pendiri bisnis online bernama Causes yang mendorong orang berbagi ide untuk mengubah dunia. Bisnisnya itu bernilai jutaan dollar.

Setelah lulus dari Harvard, Joe sempat bekerja di tim kampanye kepresidenan John Kerry. Meski kampanye itu gagal melesatkan Kerry ke Gedung Putih, Joe mengaku belajar banyak.

Cerita Joe berbeda dengan teman sekamar Zuckerberg yang lain bernama Moskovitz. Zuckerberg dan Moskovitz memberanikan diri keluar dari Harvard untuk fokus mengembangkan Facebook di Palo Alto, AS.

Moskovitz kemudian meninggalkan Facebook pada 2008 silam, saat jejaring sosial tersebut mulai menanjak di kancah global.

Berkat saham yang dimiliki, Moskovitz saat itu sudah jadi miliuner muda, sama halnya dengan Zuckerberg.

Beberapa tahun setelahnya, hubungan Zuckerberg, Moskovitz, dan Joe dikisahkan secara fiksi dalam film "The Social Network". (ace)