Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.88.1
Konten dari Pengguna
Viral Dugaan Hasil Tes PCR Dijual Bebas dan Dijamin Lolos, Dokter Tirta Murka
1 Januari 2021 15:55 WIB
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan hasil tes swab PCR diperjualbelikan secara bebas oleh oknum. Seorang berakun @hanzdays di Instagram tampak membuat story dengan menyebut surat bebas COVID-19 alias hasil swab PCR dijual Rp650 ribu dan dijamin lolos.
ADVERTISEMENT
Relawan COVID-19, Dokter Tirta pun membagikan hal tersebut di media sosial hingga kemudian viral. Bahkan, ia mengancam akan melaporkan pemilik akun @hanzdays ke pihak berwajib.
Dalam unggahan tersebut, story akun Instagram @hanzdays menulis bahwa dirinya menjual surat bebas COVID-19 alias hasil tes swab PCR tanpa perlu melakukan tes. Tak hanya itu, pemilik akun tersebut juga berani menyebut bahwa surat itu dijamin lolos di seluruh Indonesia.
"Yang mau PCR cuma butuh KTP nggak usah swab beneran. 1 jam jadi, bisa dipakai di seluruh Indonesia, nggak cuma Bali. Dan tanggalnya bisa pilih H-1/H-2. 100 persen lolos testimoni udah 30+(lebih)," bunyi tulisan di story akun @hanzdays.
Selain itu, dalam unggahan Dokter Tirta , pemilik akun tersebut juga membagikan percakapan dengan seseorang yang membeli surat bebas COVID-19 palsu dari dirinya. Anehnya, meski palsu, surat tersebut ternyata lolos dan tidak dicurigai oleh petugas.
ADVERTISEMENT
"Deg-degan sih, asli. Cuma nggak ada curiga asli. Ditanya mau ke mana doang terus stempel. Wkwkwkw," begitu potongan percakapan pemilik akun @hanzdays dengan seorang yang membeli surat bebas COVID-19.
Diketahui, menurut keterangan akun @hanzdays, ia memiliki teman dokter yang bertugas mengurus surat bebas COVID-19 palsu, terkhusus hasil tes swab PCR. Dengan hanya memperlihatkan KTP dan membayar Rp650 ribu, surat tersebut sudah terbit dalam waktu 1 jam.
Lantas, seusai viral , pemilik akun @hanzdays kemudian menghubungi Dokter Tirta melalui DM Instagram. Ia mengklarifikasi bahwa dirinya mengaku belum menjual satu pun surat bebas COVID-19 palsu, terkhusus hasil tes swab PCR.
"Mau klarifikasi aja. Gue itu baru nemu PDF-nya. Gue dapat dari teman juga. Gua belum jualan apapun demi Allah. Udah gue hapus juga. Itu PDF-nya bisa diedit pakai photoshop. Kalau gue minta tolong buat hapus postingannya, bisa nggak, ya?" tulis pemilik akun @hanzdays saat mengklarifikasi ke dokter Tirta lewat DM Instagram.
Sementara itu, meski oknum penjual hasil swab PCR tersebut telah membantah, namun Dokter Tirta tak memercayai klarifikasi dari pemilik akun itu. Bahkan, ia menyebut akan melanjutkan kasus viral ini ke pihak yang berwajib.
ADVERTISEMENT
"Ngeles terus, dan susah banget disuruh klarifikasi di umum. Mengenai alasan dia, biarkan dia sampaikan ke pihak yang menangani. COVID itu jangan dimanfaatkan buat ginian. Nggak elok," tulis Dokter Tirta dalam unggahannya di Instagram.
"Ente tahu berapa banyak yang remuk karena kebijakan ini? Antre buat tes doang. Kasus ini segera ditangani tim yang berwenang," lanjutnya.
Senada dengan Dokter Tirta, para warganet juga mengecam oknum penjual surat bebas COVID-19 palsu tersebut. Bahkan, mereka mendukung langkah Dokter Tirta untuk membawa kasus ini ke pihak kepolisian.
"Usut sampai tuntas, Dok. Giliran udah ketahuan minta ampun ampun, mental tempe," sahut @wisnusetiawaan.
"Tuntaskan di pihak yang berwenang. Dikira orang-orang nggak taruhan nyawa ngurusin COVID-19. Lah, ini enak-enak ambil kesempatan. Klarifikasi di kantor polisi aja," timpal @magang_id. (fre)
ADVERTISEMENT