Konten dari Pengguna

Viral Pengeroyokan karena Kaus Bertuliskan Gashak, Ternyata Ini Arti Gashak

Berita Viral

Berita Viral

Membahas isu-isu yang lagi viral

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Baru-baru ini warganet dibuat heboh dengan viralnya video yang menunjukkan aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja dan kakeknya. Kejadian tersebut terjadi di perempatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dalam video viral tersebut terlihat seorang remaja tengah mengendarai sepeda motor bersama kakeknya. Seketika, remaja tersebut dikeroyok oleh gerombolan geng yang mengaku tersinggung karena remaja tersebut menggunakan kaus bertuliskan "Gashak".

Melihat cucunya dikeroyok, sang kakek berusaha melerai. Namun, ia malah dipukul dan diinjak pelaku hingga pingsan di pinggir jalan. Lalu, sebenarnya apa arti Gashak itu?

Arti Gashak

Berdasarkan penjelasan para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, Gashak sendiri bermakna ejekan terhadap kelompok pelaku. Oleh karena itu, mereka yang merasa diejek kelompoknya tanpa berpikir panjang lagi langsung mengeroyok remaja tersebut.

Gashak sendiri merupakan bagian dari komunitas gabungan dari dua organisasi terbesar, khususnya yang ada di Madiun, Ponorogo, dan sekitarnya. Dua organisasi tersebut yakni PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) dan PSHW (Persaudaraan Setia Hati Winongo).

Gashak juga memiliki kepanjangan yang berbeda-beda, menyesuaikan dengan identitas dari perkumpulannya, ya. Berikut ini beberapa arti Gashak.

  • Gerakan Anggota Setia Hati Adalah Kawan (logo TW Terate Winongo)

  • Gerakan Anggota Setia Hati Anti Kesruh (logo gambar peace)

  • Gerakan Anggota Setia Hati Acungkan Kedamaian (logo PEACE/Salam dua jari)

  • Gerakan Anggota Setia Hati Ajaran Kedamaian (logo berjejer)

  • Gerakan Anggota Setia Hati Akan Kompak (logo jabat tangan)

Oleh karena yang menggunakan kaus bertuliskan Gashak itu seorang remaja dengan inisial MFA, maka ia adalah targetnya. Namun, sang kakek yang tak bisa melihatnya begitu saja, akhirnya ikut menjadi korban karena terkena pukulan di bagian perut dan dada setelah berusaha melerai.

Tidak hanya dipukul, kakek berinisial SSW tersebut juga diinjak pelaku. Hingga akhirnya kakek itu pingsan.

Atas perbuatannya itu, ketiga pelaku yang merupakan warga Polokarto Sukaharjo diamankan dengan barang bukti berupa kaus bertuliskan ‘Gashak’ yang diakui sebagai pemicu penganiayaan.

Secara lebih lanjut, berdasarkan pasal 170 ayat (1) KUH Pidana, maka ketiga pelaku terancam hukuman penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan. (mel)