Konten dari Pengguna

Jus Jambu Obat DBD Ternyata Hoaks

Tim BASRA (Berita Anak Surabaya)

Tim BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

Bacaan Sehat Anak Surabaya | Partner Resmi kumparan 1001 Media Online

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tim BASRA (Berita Anak Surabaya) tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jambu Biji. Foto : Free Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jambu Biji. Foto : Free Images

Ada sejumlah asumsi yang selama ini beredar di kalangan masyarakat terkait penanganan penyakit demam berdarah pada anak. Salah satunya, mengonsumsi jus jambu biji untuk meningkatkan trombosit. Benarkah itu?

Anggapan ini dibantah Dr. Dominicus Husada, SpA (K), dokter spesialis anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya. ''Kalau ada yang bilang saat sakit demam berdarah perlu mengonsumsi jus jambu biji untuk menaikkan trombosit yang drop, maka dia adalah korban hoaks,'' tegasnya. Dr. Dominicus menjelaskan, upaya yang harus dilakukan orang tua saat sang buah hati terkena demam berdarah adalah mencegah agar si kecil tak dehidrasi. Cairan elektrolit dibutuhkan pasien DBD untuk menggantikan kebocoran plasma. Sedangkan kandungan vitamin C dalam buah fungsinya menguatkan daya tahan tubuh.

Dalam DBD ada fase yang disebut hematokrit. Hematokrit adalah kondisi kebocoran plasma darah yang terus menerus terjadi. Apabila tidak tertangani dengan tepat, maka pasien akan mengalami perdarahan dan hilang kesadaran.

Hal lain yang patut diwaspadai para orang tua, kata dr. Dominicus, saat si kecil demam yang tak kunjung turun hingga tiga hari. Jika sudah demikian, maka orang tua wajib mendatangi petugas kesehatan. ''Yang paling berbahaya adalah ketika demam sudah turun dengan cepat. Tak sedikit orang tua yang menganggap jika sudah tidak demam maka kondisi anak sudah membaik, padahal puncak demam berdarah adalah ketika demam sudah turun,'' tukasnya. Demam pada penderita demam berdarah seperti pelana kuda. Satu hari dia demam kemudian demamnya turun, namun tiba-tiba akan demam kembali. Hal yang paling bijak dilakukan orang tua saat si kecil demam adalah membawa si kecil pada petugas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (Reporter : Masruroh / Editor : Windy Goestiana)