News
·
11 April 2021 15:03

Jadi Wisudawan Terbaik ITS, Ini Rahasia Komang dapatkan IPK Nyaris 4

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Jadi Wisudawan Terbaik ITS, Ini Rahasia Komang dapatkan IPK Nyaris 4 (357752)
Komang Yogananda Mahaputra Wisna.
Komang Yogananda Mahaputra Wisna memang layak diacungi jempol. Mahasiswa dari Departemen Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas ITS ini dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dari jenjang sarjana (S1) karena berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna, yakni 3,93.
ADVERTISEMENT
Menariknya, Komang meraih prestasi tersebut dalam waktu yang cukup singkat, yakni hanya dalam tujuh semester atau 3,5 tahun masa kuliah.
Bahkan, pemuda berusia 22 tahun ini juga telah banyak mengukirkan prestasi, serta mengikuti berbagai kompetisi di level nasional hingga regional Asia.
Di antaranya, kompetisi ACM ICPC Asia Regional Jakarta di tahun 2017 dan 2018, ICPC Maranatha & Vocomfest Provincial Programming Contest 2018, serta Compfest Software Engineering Academy 2020 yang membawanya meraih penghargaan Best Team.
Komang mengaku, jika ia tak pernah berpikir untuk mendapat gelar wisudawan terbaik. Motivasi yang ia pegang erat selama duduk di bangku perkuliahan adalah selalu haus dan lapar akan ilmu serta berusaha memberikan yang terbaik.
“Saya merasa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengemban ilmu di bangku perkuliahan. Untuk itu, tugas saya di sini adalah mensyukuri dan memaksimalkannya,” tutur Komang, Minggu (11/4)
ADVERTISEMENT
Meski aktif di berbagai kompetisi dan keorganisasian, Komang tak pernah mengesampingkan tujuan utamanya sebagai mahasiswa. Untuk itu, di setiap semester Komang selalu memberi upaya terbaik untuk mempertahankan IPK-nya.
Ia menambahkan, bahwa kegiatan akademik dan nonakademik harus selaras agar kedua hal tersebut dapat berjalan dengan maksimal. Pasalnya, dengan menyelaraskan keduanya, dirinya merasa mendapat momen untuk melatih kemampuannya dalam multitasking dan menentukan prioritas kegiatan.
“Bagi saya, IPK merupakan hal yang sangat penting dan berguna menjadi indikator usaha yang saya keluarkan dalam suatu semester,” ungkap pemuda asal Bali ini.
Menurutnya, berprestasi tak melulu soal akademik saja, melainkan juga bisa di bidang lain. Komang mengungkapkan, jika menjadi sosok berprestasi merupakan salah satu hal positif yang dapat memberikan ilmu serta pengalaman yang tak ternilai harganya.
ADVERTISEMENT
“Di balik itu semua, saya merasa ada banyak pihak yang membantu. Tentunya rekan-rekan saya, keluarga, hingga dosen dan tenaga pendidik departemen,” imbuhnya.
Ke depan, Komang menargetkan mampu bekerja di perusahaan teknologi top dunia yang ada di Silicon Valley dan memiliki perusahaan teknologi sendiri, sehingga dapat menebar kemanfaatan bagi masyarakat luas.
“Bagi teman mahasiswa lain, temukanlah bidang yang ingin kalian tekuni. Tetaplah haus dan lapar akan ilmu, cari lingkungan dan rekan yang mampu mendukung pribadi kalian secara positif,” tutupnya.