Mom
·
14 Oktober 2020 16:21

Pentingnya Imunisasi Measles Rubella dan HPV untuk Anak

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Pentingnya Imunisasi Measles Rubella dan HPV untuk Anak (15145)
Pada bulan Oktober dan November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melaksanakan program imunisasi anak sekolah.
ADVERTISEMENT
Terkait jenis imunisasi yang diberikan untuk anak-anak yang duduk dibangku sekolah dasar (SD) tersebut adalah Measles Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV).
Dr Dominicus Husada, SpA mengatakan, imunisasi merupakan salah satu upaya penting untuk mencegah seseorang dari suatu penyakit. Dimana bulan imunisasi untuk anak sekolah biasanya berlangsung pada Agustus.
"Sesuai jadwal setiap tahun ada bulan imunisasi anak sekolah biasanya Agustus. Kita udah mundur dua bulan karena pandemi COVID-19. Seperti diketahui salah satu upaya paling penting untuk mencegah orang itu sakit adalah dengan imunisasi," kata Dr Dominicus ketika dihubungi Basra, Rabu (14/10).
Dokter spesialis anak ini mengungkapkan, imunisasi itu diberikan sesuai dengan tingkatan kelas anak. Untuk imunisasi HPV, biasanya diberikan kepada anak perempuan yang duduk di bangku kelas 5 SD atau berusia 10–13 tahun.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, imunisasi HPV ini perlu diberikan kepada anak perempuan untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus HPV, termasuk kanker serviks.
Seperti diketahui, kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan setelah kanker payudara.
"Karena kalau sudah ketahuan kanker pengobatannya lebih banyak tidak berhasil daripada berhasilnya. Semua pengobatan kanker juga mahal. Nah salah satu upaya terbaik adalah mencegahnya dengan imunisasi," ungkap Dr Dominicus.
Ia menuturkan, imunasasi HPV dari program pemerintah ini dilakukan selama dua kali. "Misal anak kelas 5 tahun ini dapat imunisasi HPV, jadi pas anak kelas 6 dia akan menerima lagi. Karena untuk satu kali suntik imunisasi HPV ini Rp 700 ribu per orang. Selama bulan imunisasi gratis," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Sementara untuk imunisasi MR, Dr Dominicus menjelaskan, imunasi tersebut merupakan imunisasi untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus campak dan rubella 
"Sudah 4 tahun lalu kita mengganti imunisasi campak ke MR. Jadi imunisasi itu diberikan ketika anak umur 9 bulan, 18 bulan, dan waktu SD," jelasnya.
Menurut Dr Dominicus, imunisasi MR ini penting diberikan mengingat penyakit campak merupakan pembunuh balita terbanyak nomor 5 di dunia.
"Jadi harus dicegah. Campak juga nggak ada obatnya. Harapan satu-satunya ya mencegah dengan imunisasi. Sesuai sabda Nabi, mencegah lebih baik daripada mengobati. Jaga sehat sebelum sakit," tambahnya.
Untuk itu, Dr Dominicus mengimbau kepada para orang tua agar tetap memperhatikan jadwal imunisasi anak saat pandemi.
ADVERTISEMENT
"Jangan sampai selama pandemi imunisasi anak dikorbankan. Lengkapi imunisasi sesuai jadwal seharusnya. Karena memutuskan tidak imunisasi karena pandemi juga tidak bijaksana. Risiko kena penyakit lain juga tidak berkurang. Mohon ibu-ibu untuk melihat jadwal anaknya imunisasi dan dilengkapi imunisasinya. Terus jangan lupa juga tetap disiplin protokol kesehatan," pungkasnya.