Food & Travel
·
20 September 2020 14:05

Tips Aman Bersepeda di Masa Pandemi

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Tips Aman Bersepeda di Masa Pandemi (89759)
Giri Notolegowo, praktisi gowes dari komunitas Solo Last Friday Ride, dalam bincang online 'Gowes di Tengah Pandemi, Tetap Seru Nggak Sih?'.
Bersepeda alias gowes merupakan aktivitas fisik yang sedang digemari banyak orang di masa pandemi. Tujuan gowes cukup beragam, mulai dari hobi, olahraga, hingga iseng mengikuti tren bersepeda saat pandemi.
ADVERTISEMENT
"Selain menyehatkan, gowes bisa jadi salah satu sarana melepas suntuk karena sekarang kita harus lebih banyak berdiam di rumah," ujar Giri Notolegowo, praktisi gowes dari komunitas Solo Last Friday Ride, dalam bincang online 'Gowes di Tengah Pandemi, Tetap Seru Nggak Sih?', Minggu (20/9).
Karena dilakukan di tengah pandemi, lanjut Giri, maka ketika gowes harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Sehat boleh, tapi jangan jadi egois. Tetap patuhi protokol kesehatan, jangan sampai kita nanti malah jadi carrier (pembawa) virus bagi orang-orang di rumah," ingatnya.
Giri lantas memberikan tips aman bersepeda di tengah pandemi demi menjaga keselamatan bersama. Pertama, usahakan gowes sendirian, atau jika ingin gowes bersama maka lakukan dalam kelompok kecil, maksimal 5 orang.
ADVERTISEMENT
"Jangan bikin kerumunan untuk meminimalisir risiko penularan COVID-19," tegasnya.
Selanjutnya, kata Giri, gunakan masker saat gowes. Masker harus selalu dipakai karena bisa mencegah penularan virus. Namun tak jarang banyak yang mengeluh merasa tak nyaman saat harus memakai masker selama gowes.
"Nyaman atau tidaknya tetap harus pakai masker. Ini demi keselamatan bersama. Kalau merasa pengap, berhenti sejenak untuk melepas masker, tapi ingat jangan lama-lama buka maskernya dan jangan bergerombol ketika berhenti," jelasnya.
Giri juga menyarankan untuk membawa masker cadangan sebagai pengganti jika masker yang dipakai basah karena keringat.
Tips berikutnya adalah tetap menjaga jarak saat gowes. Pastikan menjaga jarak minimal satu meter dengan pesepeda lain dan hindari kontak langsung.
Hal penting lainnya yang tak boleh dilupakan, tukas Giri, yakni memastikan diri dalam kondisi fit saat akan gowes. Jangan terlalu memaksakan diri untuk gowes jika merasa kurang enak badan.
ADVERTISEMENT
"Satu lagi, langsung pulang begitu selesai gowes. Jangan mampir untuk nongkrong. Biasanya kan banyak yang mampir nongkrong begitu selesai gowes. Nah, selama masa pandemi ini tahan dulu keinginan untuk nongkrong," simpulnya.