2 Anak Kembar di Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
·waktu baca 2 menit

Bojonegoro - Dua orang remaja yang merupakan saudara kembar bernama Muhammad Nur Rozid (16) dan Muhammad Nur Ismail (16), warga Dusun Tenggor, Desa Sudu RT 003 RW 001, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo desa setempat. Sabtu sore (21/06/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat ini, korban Muhammad Nur Ismail telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara saudaranya, Muhammad Nur Rosyid, masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.
Sebelumnya, kedua korban bersama beberapa temanya bermain di aliran sungai tersebut dan tiba-tiba salah satu korban tenggelam. Mengetahui hal tesebut saudaranya berusaha menolong, namun diduga kehabisan napas sehingga keduanya tenggelam.
Kapolsek Gayam, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Moch Syafii, dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian tersebut.
“Benar. Ada dua orang tenggelam. Satu orang telah ditemukan. Satu orang lainnya masih dalam proses pencarian. Ini masih dalam proses pendataan,” tutur AKP Moch Syafii.
Hal senada juga disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi terkait adanya orang tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo turut Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
“Melaporkan pada hari Sabtu, 21 Juni 2025 dilaksanakan asesmen kejadian orang tenggelam di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” kata Heru Wicaksi, melalui siaran pers.
Menurut Heru Wicaksi, kronologi kejadian tersebut bermula saat korban bersama lima orang temannya sedang bermain atau berenang di Sungai Bengawan Solo, namun tiba tiba salah satu korban tenggelam.
Mengetahui kejadian tersebut salah satu temannya atau saudaranya berusaha memberikan pertolongan, namun ikut tenggelam.
“Saudaranya mencoba untuk menolong tetapi diduga kehabisan nafas dan ikut tenggelam,” kata Heru Wicaksi.
Heru Wicaksi menambahkan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera mengirimkan personel guna melakukan asesmen dan pencarian terhadap korban.
“Satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Satu korban lainnya masih dalam proses pencarian,” kata Heru Wicaksi. (red/imm)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com
Keterangan: Sehubungan adanya kekeliruan penulisan, naskah berita ini telah dilakukan pembetulan atau koreksi. Mohon maaf atas kekeliruan sebelumnya.
