Konten Media Partner

Angin Kencang dan Hujan Lebat Robohkan Rumah Nenek di Widang Tuban

3 Januari 2019 15:37 WIB
clock
Diperbarui 15 Maret 2019 3:50 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Angin Kencang dan Hujan Lebat Robohkan Rumah Nenek di Widang Tuban
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
Oleh Achmad Junaidi
Tuban - Akibat cuaca buruk yang melanda Kabupaten Tuban baru-baru ini, salah satu rumah warga di Dusun Pencol Desa Widang Kecamatan Widang Kabupaten Tuban roboh dan rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang disertai hujan lebat yang melanda pemukiman warga pada Rabu (02/01/2019) pukul 18.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Salah satu warga yang mengalami musibah rumah roboh tersebut yakni Kastini (68), warga Dusun Pencol RT 02 RW 04 dengan dihuni empat orang cucunya yang masih kecil. Yakni Ndaru dan Gita, yang masih duduk di bangku SMP, kemudian Rizky Aditya siswa SD, dan Aprilia masih TK.
Menurut Rizky Aditya (11), awalnya ia dan nenek beserta adiknya berada di dalam rumah, kemudian mendengar bunyi seperti kayu patah dari dalam. Karena takut, selanjutnya neneknya mengajak mereka keluar dari rumah tersebut. Tak lama setelah berada di luar, rumahnya roboh.
"Ibu saya kerja di Tuban, saya tinggal di sini bersama nenek dan tiga saudara saya", ungkap siswa kelas 5 SD itu, Kamis (03/01/2019).
Aditya melanjutkan, ia beserta saudaranya terpaksa tidak pergi sekolah karena seluruh pakaian dan seragam sekolahnya tertimbun reruntuhan bangunan rumah yang mereka tinggali selama ini.
ADVERTISEMENT
"Saya dan kakak saya ya tidak sekolah, karena baju dan seragam kami tertimbun di bawah reruntuhan bangunan", terang Adit sapaan akrabnya.
Angin Kencang dan Hujan Lebat Robohkan Rumah Nenek di Widang Tuban (1)
zoom-in-whitePerbesar
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun timnya masih melakukan pendataan di lapangan. Hanya satu rumah yang rata dengan tanah, dan lainnya rusak ringan. Tetapi untuk kerugian perkirakan mencapai Rp. 50.000.000
"Untuk jumlah total rumah yang rusak masih didata oleh tim kami, sedangkan kerugian sementara masih diperkirakan Rp. 50 juta," papar pria ramah itu.
Pihaknya berharap cuaca buruk setra angin kencang dan puting beliung yang terjadi di Widang pada awal tahun 2019 ini tidak terjadi kembali, mengingat ada beberapa Kecamatan yang menjadi langganan angin kencang dan puting beliung, yang meliputi Kecamatan Widang, Palang, Bancar, Montong, Parengan, Bangilan, Senori, dan Kecamatan Jatirogo.
ADVERTISEMENT
"Kami berharap tidak ada lagi angin kencang atau puting beliung susulan, apalagi merobohkan rumah warga, khususnya Tuban", pungkasnya. (jun/kik)