Konten Media Partner

Desa Kauman, Bojonegoro Kota Masuk Final Lomba Desa Digital Nasional 2025

Berita Bojonegoroverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi: Balai Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. (Aset: beritabojonegoro/imam nurcahyo)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Balai Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. (Aset: beritabojonegoro/imam nurcahyo)

Bojonegoro - Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi finalis atau masuk enam besar dalam Lomba Desa Digital Tingkat Nasional tahun 2025, yang digelar Pusat Pengembangan Daya Saing Desa dan Daerah Tertinggal, Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia.

Jadwal pelaksanaan verifikasi dan penjurian lomba di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro tersebut akan dilaksanakan oleh tim penilai pada Kamis (31/07/2025).

Sementara indikator penilaian lomba tersebut terdiri dari lima aspek, yaitu Infrastruktur Digital Desa; Pemanfaatan Teknologi dalam Layanan Publik; Pemberdayaan Masyarakat melalui Teknologi; Kreativitas dan inovasi dalam penggunaan teknologi; dan Keberlanjutan dan Pengelolaan Teknologi.

Sedangkan Tim Juri Lomba berasal dari Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT; Kementerian atau Lembaga Pemerintah terkait; dan dari Akademisi, NGO, atau Pegiat Inovasi Digital.

Adapun enam desa yang masuk finalis tersebut antara lain: Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat; Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karang Asem, Provinsi Bali; Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur; Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah; Desa Muaro Singoan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi; Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan, Kerja Sama Desa (PKD) dan Teknologi Tepat Guna (TTG), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Eva Budiarti SSTP, dikonfirmasi awak media ini pada Rabu (30/07/2025) membenarkan bahwa jadwal pelaksanaan verifikasi hasil presentasi dalam penjurian Lomba Desa Digital Tingkat Nasional tahun 2025 di Desa Kauman Kabupaten Bojonegoro akan dilaksanakan pada Kamis (31/07/2025).

Menurutnya, penjurian lomba tersebut dilaksanakan secara bertahap, mulai dari tahap Nasional sehingga terpilih 15 desa yang berhak mengikuti tahap presentasi dalam proses penjurian selanjutnya, kemudian 10 desa, hingga tersisa 6 desa yang berhak mengikuti final.

“Penilaiannya bertahap ya pak. Saat ini dilaksanakan tahap penjurian presentasi verifikasi lapangan untuk enam desa yang terpilih sebagai finalis, salah satunya Desa Kauman, yang pelaksanaan penjuriannya dilaksanakan Kamis (31/07/2025),” tutur Kabid Pembangunan, Kerja Sama Desa (PKD) dan Teknologi Tepat Guna (TTG), Dinas PMD Kabupaten Bojonegoro, Eva Budiarti.

Eva menambahkan bahwa dalam tahap presentasi verifikasi lapang ini, tim verifikator menyusun instrumen penilaian verifikasi lapangan. Kemudian tim verifikator turun ke desa untuk melakukan validasi dokumen yang sebelumnya telah dikirim, dengan kondisi di lapangan. Selanjutnya peserta lomba melakukan demonstrasi terkait pemanfaatan teknologi digital di desanya.

“Penjurian tersebut nantinya dipergunakan sebagai dasar penetapan Juara I, Juara II, Juara III, Harapan I, Harapan II dan Harapan III,” kata Eva Budiarti.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kauman, Yulia Purwaningtyasari SE, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Kauman telah siap dengan pelaksanaan penjurian presentasi dan verifikasi lapangan lomba Lomba Desa Digital Tingkat Nasional, karena sebelumnya secara bertahap juga telah dilakukan penjurian.

“Kalau kita memang sudah kita siapkan untuk penilaiannya. Untuk lombanya sendiri kan sudah kita siapkan dari awal, dan untuk kunjung lapangan sudah siap kita,” kata Kades Yulia Purwaningtyasari.

Yulia Purwaningtyasari menjelaskan bahwa indikator penilaian dalam penilaian sebelumnya meliputi lima aspek, antara lain Infrastruktur Digital Desa; Pemanfaatan Teknologi dalam Layanan Publik; Pemberdayaan Masyarakat melalui Teknologi; Kreativitas dan inovasi dalam penggunaan teknologi; dan Keberlanjutan dan Pengelolaan Teknologi.

“Jadi penilaiannya terkait transformasi digital mas. Dari yang manual ke digital.” tutur Yulia Purwaningtyasari.

Lomba Desa Digital ini dilaksanakan untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada desa-desa yang berhasil mengembangkan desa digital, dengan memanfaatkan teknologi digitalisasi.

Kegiatan ini diharapkan berdampak pada peningkatan partisipasi desa dalam mengembangkan desa digital di seluruh Indonesia, sekaligus menjadi instrumen untuk mengukur perkembangan desa-desa yang telah menerapkan digitalisasi, di mana muaranya adalah pelayanan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan penggunaan dana desa sesuai kebutuhan masyarakat. (red/imm)

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com