Gagal Ginjal, 1 PDP Asal Blora Meninggal Dunia di RSUD Moewardi Solo

Blora - Dalam acara penyampaian update perkembangan terbaru kondisi persebaran virus Corona (Covid-19) di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Sabtu (11/04/2020), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetijono Blora, dr Nugroho Adiwarso SpOG, menyampaikan bahwa hingga kini di Kabupaten Blora masih negative Covid-19.
Namun demikian dr Nugroho Adiwarso menjelaskan bahwa ada seorang pasien berinisial tuan WS yang berasal dari wilayah Kecamatan Kunden Blora, yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di RSUD Moewardi Solo pada Kamis (09/04/2020) lalu, karena gagal ginjal.
"Saya ingin menjelaskan pasien yang meninggal pada hari Kamis lalu, atas nama tuan WS dari wilayah Kunden meninggal di RSUD Moewardi Solo karena gagal ginjal. Memang pasien ini sebelumnya PDP oleh karena dia sesak dan panas (demam). Namun dari hasil rapid tesnya negatif, sedangkan hasil swab test nya belum keluar. Saat ini penyebabnya adalah gagal ginjal,” dr Nugroho Adiwarso SpOG.
Lebih lanjut pihaknya mengajak seluruh masyarakat di kabupaten Blora untuk tetap waspada. "Masyarakat tidak perlu takut, namun harus tetap waspada,” kata dr Nugroho Adiwarso.
Diberitakan sebelumnya, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora pada Sabtu (11/04/2020) kembali berkurang relatif cukup banyak, jika dibanding dengan hari sebelumnya, yaitu berkurang sebanyak 57 orang, sehingga tersisa ODP di Blora tersisa sebanyak 350 orang yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blora.
Penurunan ODP eksis tersebut dikarenakan jumlah ODP yang dinyatakan telah selesai dalam pemantauan relatif cukup banyak, yaitu sebanyak 63 orang, jika dibanding jumlah ODP baru yang hanya bertambah sebanyak 6 orang.
Secara kumulatif jumlah ODP di Kabupaten Blora hari ini mencapai 663 orang, atau terdapat penambahan ODP baru sebanyak 6 orang dari ODP sebelumnya yaitu sebanyak 657 orang. Sementara jumlah kumulatif ODP yang dinyatakan selesai dalam pemantauan hari ini total sebanyak 313 orang, atau bertambah 63 orang dari jumlah kumulatif hari sebelumnya yaitu sebanyak 250 orang.
Sementara untuk jumlah kumulatif pasien dalam pengawasan (PDP) jika dibandingkan dengan data hari sebelumnya terjadi penambahan 1 orang, dari 4 PDP menjadi 5 PDP, dan pasien tersebut telah meninggal dunia. seningga PDP eksis di Kabupaten Blora hingga hari ini tetap nihil.
Demikian juga pasien positif, tidak ada perubahan atau hingga saat ini masih nihil. (teg/imm)
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com
