Konten Media Partner

Kecelakaan Kerja Pembangunan Bendungan Pacal di Bojonegoro, 3 Pekerja Luka-luka

Berita Bojonegoroverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT)  pada Bendungan Pacal di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, yang alami longsor. Jumat (27/08/2021) (istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) pada Bendungan Pacal di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, yang alami longsor. Jumat (27/08/2021) (istimewa)

Bojonegoro - Tiga orang pekerja pada proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) Bendungan Pacal yang terletak di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (27/08/2021), alami luka-luka akibat kecelakaan kerja dalam proyek tersebut.

Saat itu, sejumlah pekerja sedang melakukan pekerjaan menali ram besi pembanguan tembok penahan tanah (TPT) tersebut, namun tiba-tiba tanah tanggul yang berdekatan dengan obyek yang sedang dikerjakan mengalami longsor, dan tanah longsoran tersebut mendorong besi beton yang sedang diram sehingga roboh dan menimpa ketiga korban.

Ketiga korban tersebut masing-masing Sumiran (58), warga Desa Semawot, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka sobek pada dahi kanan, kemudian Yahya (19), warga Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka ringan pada lutut kanan, dan Munif (50), warga Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka pada pinggang sebelah kanan.

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban segera dilarikan ke Puskesmas terdekat dan saat ini ketiganya sudah diperbolehkan pulang.

Ketiga pekerja yang alami kecelakaan kerja dalam Proyek pembangunan TPT pada Bendungan Pacal di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, saat dirawat di Puskesmas setempat. (istimewa)

Kepala Desa Klepek, Effendi, kepada awak media ini menuturkan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat (27/08/2021) sekira pukul 10.15 WIB, para pekerja proyek pembangunan sedang mengerjakan pembangunan TPT tanggul Bendungan Pacal di Desa Klepek, sisi kiri atau timur.

Menurutnya, pembangunan TPT bendungan tersebut menggunakan kontruksi beton cor dengan ketinggian sekitar 8 meter.

"Sebagian sisi sudah mulai di cor dengan isi dalam ram besi beton," kata Effendi.

Kades Effendi menjelaskan bahwa ketika peristiwa terjadi, ketiga korban sedang melakukan pekerjaan menali ram besi.

"Saat sedang melkukan pekerjaan itulah, tanah tanggul yang berdekatan dengan obyek tersebut mengalami sedikit longsong, dan ketiga korban terjepit besi beton yang di ram yang roboh," kata Effendi.

Mengethui kejadian tersebut, pihak pelaksana proyek dan para pekerja lainnya segera mengevakuasi korban, dan setelah berhasil dievakuasi, ketiga korbn dibawa ke Puskesma Sukosewu untuk mendapatkan perawatan medis.

"Tadi saat di Puskesmas, ketiga korban mengalami luka ringan dan semuanya sudah diperbolehkan pulang," kata Efendi. (red/imm)

Reporter: Dan Kuswan

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com