Konten Media Partner

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Blora

Berita Bojonegoroverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Blora H  Arief Rohman, saat hadiri panen perdana buah semangka di Agrowisata Petik Buah di Desa Bangsri. Minggu (19/06/2022). (foto: dok istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Blora H Arief Rohman, saat hadiri panen perdana buah semangka di Agrowisata Petik Buah di Desa Bangsri. Minggu (19/06/2022). (foto: dok istimewa)

Blora - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mapan Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, melahirkan inovasi dengan memiliki Agrowisata Petik Buah Semangka.

Dengan menggunakan tanah kas desa (bengkok) seluas kurang lebih dua hektare, lahan tersebut ditanami dua varian buah semangka, yaitu jenis semangka merah dan semangka Inul.

Panen perdana dan launching (peluncuran) Agrowisata Petik Buah di Desa Bangsri, dilaksanakan oleh Bupati Blora H Arief Rohman, Minggu (19/06/2022). Bupati bahkan sempat mencicipi semangka hasil panen tersebut. Bahkan, dari hasil panen tersebut ada buah semangka yang berukuran cukup besar dengan berat mencapai 9 kilogram.

Bupati Blora H Arief Rohman, saat hadiri panen perdana buah semangka di Agrowisata Petik Buah di Desa Bangsri. Minggu (19/06/2022). (foto: dok istimewa)

Bupati Arief Rohman kepada awak media ini Senin (20/06/2022 menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin petik buah, bisa datang langsung ke Bangsri, untuk memetik dan menimbang sendiri semangkan yang dipetik.

"Kemarin sudah dibuka, wisata petik buah di Desa Bangsri. Untuk masyarakat yang ingin petik buah semangka silakan datang ke Bangsri. Nanti nimbang sendiri dan langsung dihitung," kata Bupati. Senin (20/06/2022).

Bupati Arief sangat mengapresiasi adanya inovasi dari Desa Bangsri yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Bupati bahkan sempat menjajal manis dan segarnya buah semangka hasil panen tersebut.

“Agrowisata BUMDes Desa Bangsri ini merupakan langkah inovatif yang patut dicontoh," ucap Bupati Arief Rohman.

Kepala Desa (Kades) Bangsri Laga Kusuma menjelaskan bahwa ke depannya agrowisata ini akan terus berkolaborasi dengan para petani Bangsri di desanya. Bahkan tidak menutup kemungkinan di lokasi tersebut akan ditanam berbagai jenis tanaman buah-buahan.

“Rencana ke depan kita selalu berkolaborasi sama petani Bangsri,untuk menanam tanaman sesuai cuaca dan musim, dan ke depan kita fasilitasi, dan tempat yang nyaman buat wisatawan,” kata Laga Kusuma.

Kades Laga Kusuma berharap dengan adanya agrowisata tersebut bisa mendorong petani setempat untuk lebih maju, selain itu juga mampu menjadi daya tarik wisata, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bangsri.

“Harapannya bisa meningkatkan penghasilan petani Bangsri, sekaligus bisa menjadi tempat wisata, dengan sistim bagi hasil,” kata Kades Laga Kusuma.

Bagi para pengunjung, harga untuk semangka merah kelas A dibanderol dengan harga Rp 6 ribu rupiah per kilogramnya. Kelas B dengan harga Rp 5 ribu per kilogram. Kelas C seharga Rp 4 ribu per kilogram, dan kelas D seharga Rp 3 ribu per kilogram. Sedangkan untuk semangka inul, untuk kelas A dengan harganya 6 ribu rupiah per kilogram dan kelas B dengan harga 4 ribu rupiah per kilogram. (teg/imm)

Reporter: Priyo SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah dipublish di: https://beritabojonegoro.com