Konten Media Partner

ODP di Blora Kembali Meningkat Jadi 463 Orang, PDP dan Positif Nihil

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infografis Perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Rabu (08/04/2020) pukul 10.33 WIB.
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Rabu (08/04/2020) pukul 10.33 WIB.

Blora - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora pada Rabu (08/04/2020) kembali mengalami kenaikan yang relatif cukup banyak.

Hingga Rabu pukul 10.33 WIB, jika dibanding dengan hari sebelumnya jumlah ODP eksis di Kabupaten Blora bertambah 16 orang sehingga menjadi sebanyak 463 orang yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blora. Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif, tidak ada perubahan atau hingga saat ini masih nihil.

Secara kumulatif jumlah ODP di Kabupaten Blora hari ini mencapai 643 orang, atau terdapat penambahan ODP baru sebanyak 43 orang dari ODP sebelumnya yaitu sebanyak 600 orang. Sementara jumlah kumulatif ODP yang dinyatakan selesai dalam pemantauan hari ini total sebanyak 180 orang, atau bertambah 27 orang dari jumlah jumlah kumulatif hari sebelumnya yaitu 153 orang.

embed from external kumparan

Bupati Blora, Djoko Nugroho saat menyampaikan update kondisi terkini tentang pemantauan virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora, Rabu (08/04/2020) menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada yang terkonfirmasi positif.

“Alhamdulillah hingga hari ini belum ada yang terkonfirmasi positif. PDP nya juga belum ada. Namun demikian kewaspadaan harus terus dilakukan karena ODP masih banyak mencapai 463 orang, seiring dengan bertambahnya para pemudik,” ucap Bupati.

Bupati lantas mengajak para pemudik dan seluruh masyarakat Blora untuk terus melaksanakan protokol kesehatan dan patuh pada himbauan pemerintah.

“Mumpung Blora belum ada yang terkonfirmasi positif, maka saya sampaikan bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” tutur Bupati.

Selanjutnya, Bupati Djoko Nugroho menyampaikan bahwa hingga hari ini jumlah pemudik di Kabupaten Blora dari berbagai kota di tanah air berjumlah 14.957 orang.

“Jumlah itu menurut Bupati cukup besar, sehingga kami berpesan bahwa pemerintah ingin melindungi dan menjaga kesehatan semuanya dengan cara tinggal di rumah selama dua minggu. Jangan kemana-mana dulu. Bila dalam waktu itu ada gejala panas, flu dan lainnya bisa segera lapor atau periksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta seluruh masyarakat Blora bisa mengikuti himbauan dan aturuan pemerintah.

“Saat ini ada anjuran pakai masker, ayo kita masker, mari kita saling menjaga satu sama lain”Ujar Bupati

Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI, Polri, instansi terkait dan para relawan, serta organisasi kemasyarakatan, atas kerja kerasnya selama ini.

Selanjutnya, jika membutuhkan informasi atau data terkait Covid-19 maka bisa mengakses corona.blorakab.go.id dan hotline 0296-5300119 dan 085727272119.

"Jangan sebarkan berita yang tidak benar, dan jangan sampai termakan. (teg/imm)

Reporter: Priyo SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com

embed from external kumparan