ODP di Blora Masih Meningkat Jadi 391 Orang, PDP dan Positif Nihil

Blora - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora pada Rabu (01/04/2020) mengalami penurunan yaitu dari 3 pasien sebelumnya sekarang sudah nihil. Demikian juga untuk pasien positif, hingga saat ini masih nihil..
Sementara, jumlah kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) hari ini meningkat menjadi 440 orang, yang tersebar di 16 kecamatan, dan 49 orang telah dinyatakan selesai dalam pemantauan, sehingga jumlah ODP eksis di Kabupaten Blora sebanyak 391 orang.
Untuk jumlah ODP hari ini, jika dibandingkan dengan data hari kemarin, di mana jumlah orang dalam pemantauan mencapai 374 orang, terdapat penambahan sebanyak 66 orang, namun 8 yang sebelumnya dinyatakan ODP, hari ini telah dinyatakan selesai dalam pemantauan.
Bupati Blora, Djoko Nugroho menyampaikan bahwa perkembangan kondisi Covid-19 terkini virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora pada Rabu (01/04/2020) mencapai 440 orang, yang tersebar di 16 kecamatan, sementara 49 telah dinyatakan selesai dalam pemantauan, sehingga jumlah ODP eksis sebanyak 391 orang.
“Alhamdulillah hinggi saat ini belum ada yang positif. Bahkan PDP atau Pasien Dalam Pengawasan yang kemarin sebanyak 3 pasien, saat ini sudah nol,” ucap Bupati.
Sedangkan jumlah pemudik hingga saat ini menurut data yang masuk sudah ada 8.495 orang yang tersebar di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora.
“Kepada seluruh Camat, Llurah dan Kades kami minta untuk terus mendata, dan mengawasi. Lindungi mereka agar tetap sehat. Suruh berdiam diri dahulu di rumah selama empat belas hari. Jika ada gejala sakit baru periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” kata Bupati Djoko Nugroho.
Bupati menghimbau agar semua unsur memperhatikan perkembangan terkini terkait virus corona atau Covid-19, tak hanya itu Bupati juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap jaga jarak, tingkatkan imunitas tubuh, jangan bersalaman, jangan berkerumun, terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.
“Apabila sedulur-sedulur membutuhkan informasi atau data terkait Covid-19 maka bisa mengakses corona.blorakab.go.id atau hotline 0296-5300119 dan 085727272119.
Bupati juga berpesan agar masyarakat tidak menyebarkan dan jangan sampai termakan berita yang tidak benar.
"Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya. Semoga apa yang kita upayakan pada hari ini dalam rangka memutus tali rantai Covid-19 di Kabupaten Blora mendapat ridlo dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkas Bupati.(teg/imm)
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com
