Konten Media Partner

Opini: Penguatan Ideologi Pancasila pada Generasi Penerus Bangsa

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi: Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila

PANCASILA adalah landasan dari segala keputusan bangsa Indonesia dan menjadi ideologi tetap bangsa Indonesia yang mencerminkan kepribadian bangsa.

Namun demikian dapat juga terjadi bahwa ideologi pada suatu bangsa, datang dari luar dan dipaksakan keberlakuannya pada bangsa tersebut, sehingga tidak mencerminkan kepribadian dan karakterstik bangsa tersebut.

Salah satu permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia dewasa ini adalah memudarnya semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda. Hal ini disebabkan banyaknya pengaruh budaya asing yang banyak masuk di negara kita. Akibatnya banyak generasi muda yang melupakan budaya sendiri karena menganggap bahwa budaya asing merupakan budaya yang lebih modern dibanding budaya bangsa sendiri. Hal ini berakibat nilai-nilai luhur bangsa banyak diabaikan hampir terjadi di sebagian besar generasi muda.

Oleh sebab itu, generasi muda, sebagai pilar dan penerus bangsa diharapkan memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme, dengan tetap bertahan pada nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, meskipun banyak budaya asing yang masuk di negara Indonesia.

Hal yang dapat dilakukan pemuda untuk menguatkan ideologi bangsa yaitu dengan menerapkan sila-sila yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Di era globalisasi ini peran Pancasila tentulah sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia, karena dengan adanya globalisasi seakan tidak ada sekat di antara negara, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah ke masyarakat.

Globalisasi yang menjamah seluruh aspek kehidupan sangat dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, sehingga membawa pengaruh besar terhadap lunturnya nilai-nilai luhur budaya bangsa, di kalangan generasi muda dan juga mengakibatkan kedangkalan terhadap paham Ideologi Pancasila.

Masih banyak masalah-masalah karakter bangsa yang terjadi pada generasi muda Indonesia saat ini, seperti kecenderungan mengadopsi nilai budaya asing, melemahnya idealisme, meningkatknya sikap hedonisme, rasa tidak hormat terhadap orang tua, guru, pemimpin, dan semakin maraknya kekerasan di kalangan pemuda, serta berkembangnya perilaku menyimpang (narkotika, pornografi, pornoaksi) dan masih banyak lagi pengaruh negatif lainnya.

Di era globalisasi saat ini tingkat pemahaman terhadap ideologi Pancasila generasi muda semakin rendah. Oleh karena itu generasi muda dituntut untuk lebih meningkatkan pemahaman ideologi Pancasila serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebaik-baiknya.

Pembudayaan Pancasila merupakan salah satu wujud nyata dalam upaya penguatan ideologi bangsa Pancasila, dan harus didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, materi dan modul-modul kegiatan, narasumber yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai.

Penguatan ideologi bangsa pada generasi muda yaitu dengan menerapkan sila-sila yang terkandung dalam pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadi pribadi yang adil dan bertanggung jawab, saling membantu dan gotong royong, menjalankan syariat agama dengan baik dan benar, dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Hal lain yang dapat dilakukan pemuda adalah dengan mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta manjadikan empat pilar bangsa tersebut sebagai landasan pergerakan.

Sementara untuk para mahasiswa, untuk mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat melalui kegiatan mahasiswa, salah satunya melalui Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai upaya melindungi Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh sebab itu, generasi muda juga sebagai pilar bangsa diharapkan memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme dengan tetap bertahan pada nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, meskipun banyak budaya asing masuk di negara Indonesia. Pemuda berperan sebagai pilar pondasi bangsa dan penggerak pembangunan nasional khususnya dalam memastikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi yang cocok dan sesuai dengan kepribadian bangsa yang harus terus dilestarikan. (*/imm)

*) Mahasiswi Universitas Islam Malang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prodi: Pendidikan Bahasa Inggris

Opini: Atikah Nur Shabrina RD*

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com

Dengan judul: Penguatan Ideologi Pancasila pada Pemuda Generasi Penerus Bangsa