Konten Media Partner

Pengakuan Polisi di Bojonegoro yang Razia Bapak Mertuanya

Berita Bojonegoroverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bripka Parmono, anggota Unit Turjawali Sat Lantas Polres Bojonegoro, saat memberikan keterangan. Selasa (10/09/2019)
zoom-in-whitePerbesar
Bripka Parmono, anggota Unit Turjawali Sat Lantas Polres Bojonegoro, saat memberikan keterangan. Selasa (10/09/2019)

Bojonegoro - Bripka Parmono, polisi yang berdinas di Unit Turjawali Sat Lantas Polres Bojonegoro, mendadak viral di media sosial usai memeriksa bapak mertuanya sendiri, Sidiq, saat Operasi Patuh Semeru 2019, di sekitar Bundaran Jetak Kota Bojonegoro, Sabtu (7/9).

Menurut Parmono, kejadian tersebut terjadi tanpa disengaja. Ia mengatakan, Sat Lantas Polres Bojonegoro menggelar razia kendaraan secara stasioner dalam rangkaian Operasi Patuh Semeru 2019 di Jalan MT Haryono, barat SPBU Jetak Kota Bojonegoro, sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu (7/9).

Bripka Parmono memeriksa bapak mertuanya sendiri, Sidiq, Sabtu (7/9).

Saat itu, seluruh pengendara yang melintas di jalan tersebut dihentikan petugas. Petugas, termasuk Parmono, memeriksa seluruh kendaraan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta sasaran delapan pelanggaran prioritas kecelakaan lalu lintas.

Namun ada yang berbeda saat Bripka Parmono memeriksa seorang lelaki paruh baya. Sebab, ketika lelaki tersebut membuka helm, Parmono justru mencium tangannya, ternyata pria itu merupakan bapak mertuanya sendiri.

"Saya langsung mencium tangan bapak saat mengetahui yang saya periksa adalah bapak mertua saya," ucap Parmono mengenang kejadian tersebut.

Rupanya kejadian tersebut diketahui oleh atasannya, yaitu Kasat Lantas Polres Bojonegoro, sehingga dirinya ditanya, siapa sebenarnya orang yang diperiksa tersebut. Parmono pun akhirnya menceritakan orang yang baru saja diperiksa tersebut.

"Waktu habis cium tangan, eee, Pak Kasat ternyata lihat, terus saya ditanya. Ya saya jawab sejujurnya. Saat itulah saya diminta foto bersama bapak, kemudian diunggah di medsos dan jadi ramai," katanya.

Meski yang ditilang bapak mertuanya, kata Pramono, dirinya tetap bersikap profesional ketika bertugas. Ia melakukan pemeriksaan layaknya kepada pengendara lainnya, dengan memeriksa seluruh kelengkapan surat-surat berkendara, termasuk penggunaan kelengkapan keamanan berkendara, baik yang terpasang pada anggota tubuh diri sendiri maupun yang terpasang pada kendaraan.

Ia bercerita, karena kala itu surat-surat dan kelengkapan berkendaran bapak mertuanya lengkap, Parmono pun langsung mempersilakan mertuanya itu untuk meneruskan perjalanannya menuju tempat kerja.

"Karena bapak surat-surat berkendara serta kelengkapan keamanan lengkap, maka saya pun mempersilakan untuk melanjutkan perjalannya, sesuai seperti pengendara lainnya yang juga lengkap," katanya.

Bripka Parmono anggota Sat Lantas Polres Bojonegoro saat memeriksa bapak mertuanya sendiri, Sidiq. Sabtu (07/09).

Saat dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto BS, mengatakan Parmono merupakan salah satu bawahannya yang sangat rajin serta memiliki dedikasi yang tinggi terhadap kedinasan. Walaupun terlihat galak karena kumis tebalnya, namun Parmono tetap humanis dan senang memberikan senyuman saat bertegus.

"Bripka Parmono merupakan pribadi yang menyenangkan walaupun terlihat garang karena kimis tebalnya. Selain itu juga memiliki dedikasi yang tinggi terhadap dinas," tutur Aristianto.

Menurutnya, kejadian Parmono memeriksa Bapak Sidiq yang merupakan bapak mertuanya merupakan kejadian yang jarang terjadi, sehingga Kasat Lantas langsung mengabadikan momen tersebut dengan telepon selulernya.

"Saat itu saya kaget setelah mengetahui yang diperiksa dan dicium tangannya oleh Bripka Parmono adalah mertuanya sendiri." tuturnya. red/imm)

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Imam Nurcahyo

Artikel ini pertama kali terbit di: https://beritabojonegoro.com

Dengan judul: Inilah Pengakuan Polantas Bojonegoro Yang Razia Bapanya Dalam Operasi Patuh