Konten Media Partner

Seorang Remaja di Bojonegoro Disambar Petir Saat Bermain Sepak Bola

Berita Bojonegoroverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar seorang remaja digotong ke luar lapangan Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro. (Aset: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar seorang remaja digotong ke luar lapangan Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

Bojonegoro - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang remaja digotong dari dalam lapangan sepak bola beredar di sejumlah grup aplikasi pesan WhatsApp di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam video tersebut, tampak seorang remaja yang menggunakan kostum salah satu klub sepak bola digotong ke luar lapangan akibat disambar petir saat bermain sepak bola.

Dari data yang dihimpun, korban bernama Tegar Dwi Prasetya (14), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Bojonegoro, yang saat kejadian sedang membela klubnya, yaitu Indonesia Muda (IM) Bojonegoro, yang sedang berlaga dalam turnamen Piala Soeratin U15 Jawa Timur di Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro, Jumat sore (03/11/2023). Namun belum diketahui siapa klub lawan dalam pertandingan tersebut.

Beruntung, dalam kejadian tersebut korban berhasil diselamatkan dan saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.

Tegar Dwi Prasetya, siswa SMP Negeri 5 Bojonegoro (nomor dua dari kiri depan, nomor kostum 32) saat foto bersama dalam sebuah pertandingan futsal di GOR Utama Bojonegoro. (Aset: Istimewa)

Guru Olahraga SMP Negeri 5 Bojonegoro, Indra Prabawa, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa korban bernama Tegar Dwi Prasetya (14), siswa SMP Negeri 5 Bojonegoro.

Nggih, siswa SMP Negeri 5 (Bojonegoro) kelas 7. Namanya Tegar Dwi Prasetya,” tutur Indra Prabawa.

Indra menjelaskan bahwa saat kejadian korban Tegar Dwi Prasetya sedang bermain untuk klubnya, yaitu Indonesia Muda (IM), yang saat itu sedang berlaga di Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro, dalam kejuaraan Piala Soeratin U15.

“Untuk kronologi mohon maaf kami tidak bisa menjelaskan, karena anaknya main bola dengan klubnya (Indonesia Muda), bukan sekolah,” tutur Indra Prabawa.

Saat ini, kondisi korban sudah membaik, dalam kondisi sadar, namun masih dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Bojonegoro. Hanya saja korban masih mengalami gangguan pendengaran.

“Kondisinya sudah membaik. Masih dirawat di rumah sakit,” kata Indra Prabawa.

Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bojonegoro, Sally Atyasasmi, saat dihubungi awak media ini melalui nomor teleponnya dan aplikasi pesan WhatsApp masih belum memberikan respons.

Sekadar diketahui, pada Jumat siang hingga sore (03/11/2023) kondisi cuaca di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya sedang diguyur hujan lebat disertai angin dan petir, namun pertandingan masih dilaksanakan, sehingga korban tersambar petir. (red/imm)

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com